SuaraSumsel.id - Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dirasa makin tidak aman, setelah seorang pesepeda dijambret di jalan protokol. Aksi jambret ini pun kemudian viral di media sosial.
Publik kemudian meminta agar keamanan di kota Palembang makin ditingkatkan. Namun sebagian netizen pun mempertanyakan jalur pesepeda yang harusnya disediakan.
Di video yang dibagikan sejumlah akun publik, tampak jika seorang pesepeda melintasi jalan protokol Sudirman, tepatnya di seberang pasar Cinde Palembang.
Saat di jalan nan sepi tersebut lah, pesepeda tersebut mengayuh sepeda dengan santai. Tidak lama kemudian ia dipepet oleh seorang pemotor. Dengan sigapnya, pemotor tersebut menarik tas pesepeda tersebut.
Baca Juga:Konsumsi Pertamax di Sumsel Meningkat 11 Persen, Pertamina Ungkap Penyebabnya
Dengan cepat ia pun menarik, dan menancap gas kendaraannya. Aksi jambret ini pun berhasil direkam pengemudi di belakang pesepeda tersebut.
Usai dijambret, pesepeda tersebut tidak kuasa mengejar penjambret yang sudah berlari jauh. Namun setelah video tersebut viral di media sosial, publik pun mempertanyakan jalur pesepeda yang seharusnya berada di tepi jalan.
Salah satu akun yang membagikan aksi jambret tersebut adalah @fakta.indo. Narasi disebutkan pesepeda di Palembang menjadi korban jambret di jalan protokol.
"Detik-detik pesepeda di Palembang jadi korban jambret di Jalan Sudirman, Palembang, Sumsel. Korban terlihat pasrah," ujar narasinya.
Netizen pun kemudian mempertanyakan mengenai jalur pesepeda yang seharusnya disediakan di jalan-jalan tersebut.
Baca Juga:KPU Sumsel: 90 Persen Bacaleg Belum Penuhi Syarat Administrasi
'Keren loh pake sepeda di tengah jalan raya gtu," sindir netizen.
"coba kalo sepedaannya di jalur sepeda pasti kesusahan tih jambret juga," sambung netizen lainnya.