3.000 Warga Terdampak Banjir Bandang Lahat, Walhi Sumsel: Potret Kerusakan Lanskap Masif

Banjir bandang Lahat Sumsel dinilai karena kerusakan bentang alam akibat tindakan ilegal, seperti tambang batubara dan galian C.

Tasmalinda
Kamis, 09 Maret 2023 | 21:08 WIB
3.000 Warga Terdampak Banjir Bandang Lahat, Walhi Sumsel: Potret Kerusakan Lanskap Masif
Banjir sungai Lematang di Kabupaten Lahat Sumsel [ist]

"Pemda Bupati Lahat, Empat Lawang, Pagar Alam hendaknya duduk bersama mencari solusi ke depan  agar tidak terulang lagi," tegasnya.

Dia pun menyayangkan korban warga yang terdampak begitu besar. Dengan kata lain, Pemerintah tidak ada mitigasi atau informasi mencegah agar warga lebih waspada atau bersiap sebelum bencana tersebut terjadi.

"Ini potret bagaimana Pemerintah lemah mitigasi, padahal sudah ada BMKG. Hal lebih esesialnya soal kelola landskap yang saangat eksploitatif, mengubah bentang dan fungsi alam. Jika banjir sudah bisa diantisipasi, tentu warga lebih bersiapsiaga. Beginilah jika pengelolaan SDA sangat eksploitatif masif terjadi di Sumsel, dan bukan tidak mungkin, wilayah lain mengalami hal serrupa," imbuhnya.

Baca Juga:Banjir Bandang Lahat Sumsel Bikin 181 Rumah Rusak, 1 Warga Meninggal Dunia

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini