Fakta Baru Kasus Penganiayaan Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang: Bakal Ada Tersangka

Kasus penganiayaan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Tasmalinda
Senin, 21 November 2022 | 20:59 WIB
Fakta Baru Kasus Penganiayaan Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang: Bakal Ada Tersangka
Ilustrasi penganiayaan. Fakta baru kasus penganiayaan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang [Antara]

SuaraSumsel.id - Pihak kepolisian daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan akan segera menetapkan tersangka atas kasus penganiayaan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Hal ini berdasarkan hasil penyelidikan yang telah dilakukan selama ini.

Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo mengungkapkan kasus penganiayaan antar mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang tersebut, masih dilakukan penyelidikan. Dalam waktu dekat masih akan ada tersangka atas penyelidikan tersebut.

“Kita masih ikuti proses penyidikannya, setelahnya nanti kita akan gelarkan dan baru menetapkan tersangka,” tutupnya.

“Masih dalam proses pemeriksaan, tapi kita sudah ada nama nama calon tersangka,” terangnya.

Baca Juga:Didemo Buruh Menolak UMP Sumsel Naik Rp27 Ribu, Wagub Mawardi Yahya Hanya Bisa Janji Ini

Terlapor kasus penganiayaan antar mahasiswa UIN Raden Fatah palembang terhadap Arya Lesmana Putra (19) hari ini datangi Polda Sumsel, Senin pagi (21/11).

Kedatangan terlapor hari ini guna memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan selaku saksi terlapor dalam kasus dugaan penganiaya yang dialami Arya Lesmana.

Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, kasus penganiayaan yang dialami Arya Lesmana Putra ini ditangani oleh penyidik Unit 1 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Sejumlah saksi terlapor, hari ini mendatangi Polda Sumsel, sekitar pukul 09.30 WIB didampingi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Harapan Rakyat (YLBH Hara) Sumsel.

Diketahui saksi terlapor juga beberapa kali mangkir dalam pemanggilan penyidik.

Baca Juga:Jaga Kebersihan dan Wujudkan Ketahanan Pangan, Milenial di Sumsel Terinspirasi Figur Ganjar

Kasus penganiayaan terhadap Arya yang terjadi saat pendidikan dasar yang digelar oleh UKMK Litbang di Bumi Perkemahan Gandus pada awal Oktober lalu.

Lifestyle

Terkini

Kios atau lapak berjualan di lantai dua dan lantai tiga sebagian besar kosong, sehingga membuat kondisi kios tersebut tidak terawat.

News | 20:54 WIB

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan sampai Selasa siang.

News | 20:24 WIB

Calon Panglima TNI berasal dari salah satu kepala angkatan.

News | 15:21 WIB

Ratusan buruh yang terdiri dari dari Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh menggelar aksi di kantor Gubernur Sumsel.

News | 15:10 WIB

Lagu-lagu opening ceremony sejak Piala Dunia 2010 sampai 2022 digaungkan dengan tari-tarian.

News | 15:01 WIB

Dari unggahan yang beredar, Ayu Dewi mengungkap lebih memilihsuami selingkuhketimbang suami bangkrut.

Lifestyle | 13:32 WIB

Tampak pemilik podcast Close The Door membagikan tangkapan layar yang menudingnya menipu tersebut.

Lifestyle | 13:08 WIB

Berikut sejumlah peristiwa yang menjadi sorotan sebagai sepekan terakhir di Sumatera Selatan (Sumsel).

News | 11:17 WIB

Setelah atraksi tarian pembuka yang melibatkan pasir gurun yang berputar-putar, pedang dan bintang pop abad ke-21.

News | 11:03 WIB

Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.

News | 10:35 WIB

Sayangnya kedua keluarga masih enggan membahas perihal pernikahan ini.

News | 10:23 WIB

Puluhan pelajar di SMP Negeri 12 Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) alami keracunan usai santap nasi sayur nangka.

News | 16:46 WIB

Peristiwa keracunan ini terjadi saat puluhan pelajar mengikuti ekstrakulikuler (ekstra) Pramuka akhir pekan ini.

News | 16:24 WIB

Peristiwa ini diungkapkannya menjadi keprihatinan terhadap dunia pendidikan di Sumsel.

News | 15:36 WIB

Berdasarkan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Palembang harus mempertahankan setidaknya 3.409 hektare (ha).

News | 15:11 WIB
Tampilkan lebih banyak