Cerita Keluarga di Jambi Menabung Uang Receh Rp1.000, Akhirnya Bisa Beli Mobil Toyota Ratusan Juta

Mereka bukannya menabung di bank akan tetapi mengumpulkan uang koin yang disimpan dalam kotak permen.

Tasmalinda
Senin, 03 Oktober 2022 | 19:37 WIB
Cerita Keluarga di Jambi Menabung Uang Receh Rp1.000, Akhirnya Bisa Beli Mobil Toyota Ratusan Juta
Ilustrasi uang receh. Keluarga di Jambi beli mobil dengan karungan Uang Receh Rp1.000 (Shutterstock)

SuaraSumsel.id - Pasangan suami istri Agus Riyanto dan Lia warga Sungai Kambang, Kota Jambi, membeli satu unit mobil Toyota Calya secara tunai senilai Rp168 juta menggunakan uang pecahan Rp1.000. Uang tersebut disimpan dalam kotak permen.

Dengan membawa kotak perman kemudian dibawanya menggunakan beberapa karung beras ke salah satu penjual mobil.

"Saya bersama istri dan anak hari ini datang ke  Toyota dengan membawa uang kontan Rp168 juta dalam pecahan uang Rp1.000 untuk membeli mobil impian kami sekeluarga setelah selama dua tahun lebih menabung hasil dagangan mereka di depan RSUD Raden Mattaher Jambi," kata Agus Riyanto, di Jambi Senin.

Bagi para keluarga membeli mobil merupakan salah satu impian yang paling diidamkan. Banyak cara yang dilakukan untuk menggapai keinginan tersebut salah satunya seperti menabung, namun ada yang unik dari cara menabung pasangan keluarga Agus Riyanto dan Lia warga Sungai Kambang, Kota Jambi.

Baca Juga:Truk Angkut Batu Bara Kelebihan Muatan Tabrak Rumah Tetangga Wabup OKI Sumsel, Sopir Melarikan Diri

Mereka bukannya menabung di bank akan tetapi mengumpulkan uang koin yang disimpan dalam kotak permen dimana uang koin pecahan Rp1.000 ini dipergunakan Agus Riyanto dan Istri untuk membeli mobil idamannya Toyota Calya warna merah marun seharga Rp 168 juta di diler Toyota Sipin Kota Jambi.

Agus bersama istri dan anaknya datang ke diler mobil dengan membawa uang koin tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Uang koin itu kemudian diletakkan di dalam kotak permen yang dilapisi karung.

Uang koin yang dibawa pasangan suami istri itu yang kemudian diberikan kepada customer service Toyota Sipin Kota Jambi untuk dihitung agar bisa membayar mobil baru tersebut dan setelah dinyatakan jumlah uangnya pas kemudian pihak diler memberikan kunci mobil impian tersebut bersama dokumen kendaraannya.

News

Terkini

Ki Joko Bodo juga mulai menerapkan semua ajaran-ajaran dari Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Lifestyle | 19:08 WIB

Tampak Raffi dan Rafathar menyediakan waktu khusus menyaksikan liga ternama Inggris dan Iran.

Lifestyle | 10:28 WIB

Warganet pun ramai-ramai mengomentari dan berkenyakinan jika Fuji belum mendapat restu Gen Halilintar.

Lifestyle | 09:15 WIB

Ada juga yang menyebut penonton yang hadir saat piala dunia tidak hanya mendapat souvenir tapi juga dibayar.

Lifestyle | 08:47 WIB

Kasus penganiayaan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Lifestyle | 20:59 WIB

Film dokumenter Selena Gomez ini diketahui telah tayang di bioskop pada 2 November 2022 lalu.

Lifestyle | 20:39 WIB

Dari unggahan yang beredar, Ayu Dewi mengungkap lebih memilihsuami selingkuhketimbang suami bangkrut.

Lifestyle | 13:32 WIB

Tampak pemilik podcast Close The Door membagikan tangkapan layar yang menudingnya menipu tersebut.

Lifestyle | 13:08 WIB

Berikut sejumlah peristiwa yang menjadi sorotan sebagai sepekan terakhir di Sumatera Selatan (Sumsel).

News | 11:17 WIB

Setelah atraksi tarian pembuka yang melibatkan pasir gurun yang berputar-putar, pedang dan bintang pop abad ke-21.

News | 11:03 WIB

Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.

News | 10:35 WIB

Sayangnya kedua keluarga masih enggan membahas perihal pernikahan ini.

News | 10:23 WIB

Puluhan pelajar di SMP Negeri 12 Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) alami keracunan usai santap nasi sayur nangka.

News | 16:46 WIB

Peristiwa keracunan ini terjadi saat puluhan pelajar mengikuti ekstrakulikuler (ekstra) Pramuka akhir pekan ini.

News | 16:24 WIB

Peristiwa ini diungkapkannya menjadi keprihatinan terhadap dunia pendidikan di Sumsel.

News | 15:36 WIB
Tampilkan lebih banyak