Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengakuan Roro Fitria Depresi Selama Menikah: Alami KDRT, Diselingkuhi Hingga Nekat Ingin Bunuh Diri

Tasmalinda Minggu, 18 September 2022 | 06:57 WIB

Pengakuan Roro Fitria Depresi Selama Menikah: Alami KDRT, Diselingkuhi Hingga Nekat Ingin Bunuh Diri
Roro Fitria saat ditemui di kantor Asgar, Jakarta, Jumat (16/9). Roro Fitria mengaku depresi selama menikah [Suara.com/Oke Atmaja]

Parahnya KDRT tersebut terjadi tidak hanya secara verbal maupun nonverbal.

SuaraSumsel.id - Roro Fitria blak-blakan mengaku depresi usai menikah dengan suamnya Andre Irawan. Meski baru melahirkan anak pertama mereka, Roro Fitria juga mengungkapkan sering mendepatkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Parahnya KDRT tersebut terjadi tidak hanya secara verbal maupun nonverbal. Tidak hanya itu, Roro pun mengaku ada penghianatan di pernikahan mereka, sejak Desember 2021.

Akhirnya Roro Fitria memutuskan berkonsultasi dengan psikolog mengenai kondisi mentalnya. Hal ini dilakukan karena keadaan depresi, ia niat sampai ingin bunuh diri.

"Dia lagi depresi. Sempat ada dorongan seperti.. ah mau udahan aja nih sama hidupnya," kata Citra, psikolog Roro Fitria ditemui di Cikini, Jakarta Selatan pada Jumat (17/9/2022).

Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan, Ini Sejumlah Wilayah di Sumsel Bakal Hujan di Akhir Pekan

Roro Fitria saat ditemui di kantor Asgar, Jakarta, Jumat (16/9). [Suara.com/Oke Atmaja]
Roro Fitria saat ditemui di kantor Asgar, Jakarta, Jumat (16/9). [Suara.com/Oke Atmaja]

Melansir matamata.com-jaringan Suara.com, artis yang pernah terjerat kasus narkoba tersebut tidak sampai melakukan hal yang membahayakan tersebut.

"Nyai diperlakukan kasar, (Andre) terus melakukan suatu tindakan ketidaksetiaan berkali-kali selama hamil sampai lahiran," kata Roro Fitria.

Mirisnya lagi aat Andre Irawan menggendong putra mereka, pertengkaran itu kembali dimulai oleh bapak tujuh anak tersebut.

"Nyai sampai nangis-nangis. Itu tidak baik untuk diri Nyai, utamanya Sulthan," kata Roro Fitria.
         

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Menhub Budi Karya Sumadi Bagikan Kartu Elektronik LRT Sumsel Pada Penyandang Disabilitas

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait