Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Modus Polisi Pangkat Bripda di Sumsel Bobol Mesin ATM, Ditarik Pakai Mobil tapi Gagal Terus

Tasmalinda Senin, 15 Agustus 2022 | 16:52 WIB

Modus Polisi Pangkat Bripda di Sumsel Bobol Mesin ATM, Ditarik Pakai Mobil tapi Gagal Terus
Mesin ATM di depan pengadilan agama di lubuklinggau digasak maling [sumselupdate]

Karena ekonomi dan terlilit utang akibat bermain judi online, katanya menerangkan alasan membobol mesin ATM.

SuaraSumsel.id - Aksi yang dilakukan anggota Polres Empat Lawang Sumatera Selatan Bripda M Kurniadi tidak patut dicontoh. Bukannya menolong memberikan rasa nyaman dan aman bagi pengguna ATM, ia malah menjadi otak dari pembobolan mesin ATM di dua tempat yang berbeda.

Bripda M Kurniadi menjadi dalang sekaligus pelaku pembobolan mesin ATM Bank Sumsel Babel di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang pada Senin (1/8/2022) sekitar pukul 02.00 WIB. Aksi tersebut gagal, percobaan pembobolan mesin ATM Bank Sumsel Babel itu juga sempat viral di media sosial.

Kapolres Empat Lawang AKBP Helda Prayitno mengatakan, Bripda M Kurniadi ditangkap tim gabungan Reskrim Polres Empat Lawang dan Polres Kota Lubuklinggau di kediamannya di Desa 3 A, Mekar Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang pada Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.

Bripda M Kurniadi terlebih dahulu melancarkan aksi membobol mesin ATM di depan Pengadilan Agama, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur, Kota Lubuklinggau pada Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca Juga: Alasan Polisi Pangkat Bripda di Sumsel Jadi Otak Pembobolan Mesin ATM: Terlilit Utang Judi Online

Ilustrasi Mesin ATM. (pixabay.com/peggy_marco)
Ilustrasi Mesin ATM. (pixabay.com/peggy_marco)

Aksi pembobolan mesin ATM ini sempat direkam oleh warga dan viral di media sosial. Polisi tidak kehabisan akal dengan menelusuri identitas mobil yang ditinggalkan hingga akhirnya M Kurniadi berhasil ditangkap.

Di hadapan petugas, tersangka M Kurniadi mengaku sudah dua kali mencoba membongkar mesin ATM, akan tetapi selalu gagal. Motif hingga membuat nekat melakukan aksi kejahatan, Bripda M Kurniadi mengaku, karena terjebak utang main judi online.

Di hadapan polisi, tersangka M Kurniadi mengakui perbuatannya. “Kami kabur dan meninggalkan mobil disitu, karena kawat sling tidak bisa dilepas lagi dari mesin ATM, sedangkan orang lewat jalan sudah banyak.

“Karena ekonomi dan terlilit utang akibat bermain judi online,” katanya menerangkan alasan membobol mesin ATM.

Baca Juga: Gawat! Polisi di Sumsel Jadi Otak Pembobolan Mesin ATM di Dua Lokasi Berbeda

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait