Di Tengah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, Harga Daging Sapi di Palembang Tetap Tinggi

"Kalau harga masih sama, masih mahal Rp 140.000 per kilogram,"ujar pedagang daging sapi.

Tasmalinda
Selasa, 21 Juni 2022 | 10:11 WIB
Di Tengah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, Harga Daging Sapi di Palembang Tetap Tinggi
Pedagang daging sapi di Palembang, Sumatera Selatan [instagram]

SuaraSumsel.id - Di tengah wabah Penyakit Mulut daan Kuku atau PMK yang masih menyerang, harga daging sapi di Palembang, Sumatera Selatan masih tinggi. Di Pasar tradisional Sekip Palembang, harga daging sapi masih tinggi.

Pantuannya di akhir pekan lalu, harga daging sapi di pasar tersebut masih Rp140.000 - Rp 150.0000 per kilogram. Harga ini tidak jauh beda dibandinngkan saat Ramadhan atau menjelang hari raya Idul Fitri lalu.

Meski hari raya Idul Fitri sudah belalu, namun harga masih dirasa tinggi oleh pedagang sapi di pasar tradisional tersebut.

Pedagang sapi, Nurmala (51) mengatakan bahwa harga daging sapi masih sama seperti lebaran lalu."Kalau harga masih sama, masih mahal Rp 140.000 per kilogram,"ujar dia kepada Suara.com.

Baca Juga:Dinilai Peduli Terhadap Ketahanan Pangan, Ganjar Dapat Dukungan dari Petani Tebu di Sumsel

Hal yang sama diungkapkan pedagang sapi lainnnya, Solimin (35). Dia juga khawatir jika harga daging sapi dinaikkan lagi akibat wabah PMK.  "Harga daging lokal sekarang katanya mau dinaikkan lagi, dipasaran saat ini harga 140.000 per kg dan harga daging impor kisaran 125.000 per kg,"ungkapnya.

Dia mengungkapkan harga daging sapi di pasar tersebut masih belum stabil. 

"Rata-Rata penjual daging sapi di Pasar, banyak  mengeluh akibat menurunnya pembeli daging, harga yang terus tinggi," sambung ia.

Sementara penjual hewan kurban di Palembang, mengungkapkan jika penjualan masih stabil. Wabah PMK yang ramai dibicarakan mempengaruhi namun tergantung juga pada penjualnya. 

"Jika penjual menjaga kesehatan hewan ternak dengan baik, termasuk rutin memberikan asupan suplemen rutin vitamin B kompleks Rimninansia, maka mudah-mudahan, hewan ternak tetap sehat dan layak jual," terang Budi, penjual daging hewan korban di Palembang.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca 21 Juni 2022: Sumsel Berawan Pada Siang Hingga Sore Hari

Budi pun mengatakan belum terjadi penurunan omzet dalam penjualan sapi dan kambing. "Karena selama ini, saya juga pembeli tetap," ujar dia.

Kontributor: Achmad Fadli

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak