facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Makan Nanas Berlebihan Bikin Lidah Terasa Gatal, Begini Kata Ahli Farmakologi

Tasmalinda Selasa, 17 Mei 2022 | 07:00 WIB

Makan Nanas Berlebihan Bikin Lidah Terasa Gatal, Begini Kata Ahli Farmakologi
ilustrasi buah nanas [Unplash]

"Anda akan mulai merasakan bromelain memecah beberapa protein dan membentuk pelindung. lapisan mukosa di mulut Anda,"

SuaraSumsel.id - Jika satu gigitan nanas membuat lidah kesemutan, pipi terasa panas, atau ingin menggaruk bagian dalam mulut, Anda tidak sendirian. Kondisi tersebut disebabkan enzim yang disebut bromelain.

Menurut surat tahun 2019 dalam jurnal Annals of Allergy, Asthma and Immunology.

Bromelain termasuk protease atau enzim yang memecah protein menjadi asam amino dan inilah mengapa nanas juga merupakan pelembut daging yang sangat baik.

“Saat ini, tidak banyak bukti kelezatan bromelain atau rasa enzim di mulut Anda. Tetapi ada kemungkinan bahwa setelah makan beberapa potong nanas, Anda akan mulai merasakan bromelain memecah beberapa protein dan membentuk pelindung. lapisan mukosa di mulut Anda," kata ahli farmakologi di Universitas Turin, Italia, Alessandro Colletti, seperti dikutip dari Livescience, Senin.

Baca Juga: Rayakan Waisak Cuaca Sumsel 16 Mei 2022: Bakal Berawan dengan Potensi Hujan Sedang

Makan Nanas Terlalu Banyak Akan Membahayakan Anda? Menurut Colleti, hal ini masih diragukan. Dia mencatat, bromelain tidak berbahaya bagi manusia.

“Saat makan nanas, konsentrasi bromelain sekitar 500 mikrogram per mililiter. Jadi konsentrasinya tidak terlalu tinggi. Bahkan aman pada konsentrasi yang jauh lebih tinggi,” ujarnya.

Misalnya, gel oral bromelain, yang memiliki konsentrasi 200-400 kali lebih besar dari nanas segar, dapat dioleskan langsung ke mulut karena sifat anti-inflamasinya yang dapat mengimbangi sariawan yang disebabkan oleh kemoterapi.

Selain itu, mulut Anda dengan cepat mulai mengganti salah satu sel yang rusak oleh bromelain untuk mencegah kerusakan permanen atau perubahan protease nanas, menurut laporan Bon Appétit.

Buah tropis lainnya, seperti pepaya, memiliki protease serupa tetapi tidak meninggalkan rasa kasar di mulut. Sifat asam nanas mungkin menjadi salah satu penyebab efek aneh tersebut, kata Paul Takhistov, profesor teknik makanan di Rutgers, Universitas Negeri New Jersey, kepada Self.

Baca Juga: Soal Koalisi Indonesia Bersatu, DPW PPP Sumsel Tunggu Instruksi Pusat: Ini Babak Baru bagi PPP

Menurut Healthline, nanas biasanya memiliki pH 3 dan 4 (skor netral 7). Takhistov berhipotesis, bromelain melarutkan beberapa protein di mulut, yang membuat mulut Anda lebih sensitif terhadap iritasi oleh keasaman nanas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait