Sebut Saat Orba Lebih Bebas, Koordinator BEM SI Kaharuddin Viral: Disarankan Belajar pada Aktivis 1998

Penyataan Koordinator BEM SI menuai kritik dari netizen soal orba lebih bebas berpendapat.

Tasmalinda
Minggu, 17 April 2022 | 06:24 WIB
Sebut Saat Orba Lebih Bebas, Koordinator BEM SI Kaharuddin Viral: Disarankan Belajar pada Aktivis 1998
Cuitan netizen pada BEM SI di Twiiter

SuaraSumsel.id - Sosok Koordinator BEM Seluruh Indonesia atau BEM SI, Kaharudddin sontak menjadi perhatian publik. Pernyataannya di acara Hotman Paris, ramai dikritik netizen.

Sebuah potongan video televisi yang dipandu Hotman Paris Hutapea viral saat ini. Diketahui, jika pengacara nyentrik ini mewawancara Koordinator BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), Kaharuddin.

Dalam wawancara yang mendatangkan Kaharuddin dan sejumlah tokoh politik lainnya, Hotman Paris ini mengulik apa yang menjadi tuntutan mahasiswa pada Presiden Joko Widodo.

"Janji politik mana yang anda merasa belum dipenuhi? janji kampaye yang mana," tanya Hotman Paris.

Baca Juga:Diisi Mayoritas Napi Narkoba, 4 Lapas di Sumsel Adakan Program Rehabilitasi Narkoba

"Yang pertaman, Ada 12 tuntutan yang mahasiswa ebelumnya disampaikan BEM. Pertama, misalnya pelemahan KPK. Mahasiswa ingin, Presiden Jokowi jangan fokus pada agenda politik Pemilu, masih banyak agenda lainnya," sambung mahasiswa asal Riau ini.

Namun, jawaban ini ternyata tidak memuaskan Hotman Paris sebagai peempu acara. "Ya, janji politik yang mana. Andakan menyatakan soal janji politik yang harus ditempati. Anda kan yang menuntut, anda harus tahu,," sambung Hotman menanyakan hal tersebut pada koordinator BEM tersebut.

Kaharuddin yang seolah sudah ditanya dengan nada yang lebih tegas, mulai mencoba menjelaskan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa.

"Terkait tentang itu, tentang kesejahteraan. Contoh misalnya di Orde lama, kita peroleh kebebasan tapi kesejahteraan tidak. Di orde baru, kita peroleh kebebasan dan kesejahteraan, kita punya. Nah apakah kita peroleh kebebasan?, kita peroleh kesejahteraan?," ujar Kaharuddin.

Hotman memastikan jika hal yang masih menjadi tuntutan saat ini, adalah kebebasan dan kesejahteraan. Hotman pun menekankan jika dua hal tersebut belum tercapai saat itu.

Baca Juga:Atlet Senam Sumsel Batal Ikut Sea Games Hanoi karena Pemerintah tak Punya Dana, KONI Kecewa

Dia melanjutkan opininya dengan menyebutkan jika demo mahasiswa yang berlangsung 11 April kemarin, hanya disoroti mengenai kerusuhan.

"Bagaimana kita sebagai mahasiswa demonstrasi, disorot kerusuhan," katanya.

Mendengar hal ini, politisi PDIP, Masinton Pasaribu langsung  angkat bicara.

"Tunggu sebentar, jaman orde baru, ada kesejahteraan dan kebebasan. Sebaiknya itu diralat aja, di zaman orde baru, tidak ada kebebasan, ya kesejahteraan semu. Maksud saja, teman-teman mahasiswa juga harus objektif," ujar Masinton.

"Dengan tidak ada kebebasan itu, makanya kami dari angkatan 97/98, kami menentang hal tersebut," sambung Masinton.

Mendengar penjelasan ini, Hotman Paris pun langsung menyarankan agar mahasiswa lebih banyak belajar pada senior angkatan 1998.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak