Kakek Berpeci di Palembang Disergap Empat Polisi Karena Bawa Pisau, Netizen Emosi: Dagang Durian Bawa Pisau Tiap Hari

Video penangkapan seorang pria paruh baya di Palembang viral di media sosial. Pria ini ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam.

Tasmalinda
Kamis, 14 April 2022 | 11:24 WIB
Kakek Berpeci di Palembang Disergap Empat Polisi Karena Bawa Pisau, Netizen Emosi: Dagang Durian Bawa Pisau Tiap Hari
ilustrasi penangkapan, borgol. kakek di Palembang ditangkap karena bawa sajam. [Envato Elements]

SuaraSumsel.id - Video penangkapan kakek di Palembang, Sumatera Selatan viral di media sosial. Tampak empat anggota Polres Palembang menangkap pria yang menggunakan peci putih sekaligus baju loreng mirip anggota TNI.

Penangkapan yang terjadi di pasar 16 Palembang ini pun dikomentari netizen dengan emosi. Menurut mereka, membawa senjata tajam di pasar mungkin bisa dimaklumi, misalnya dia adalah seorang pedagang daging yang membutuhkan pisau saat berdagang.

Di video tersebut, empat anggota polisi tampak menyergap pria yang diperkirakan sudah berusia 50 tahun. Mereka langsung menidurkan pria tersebut di tanah. Polisi pun memperlihatkan sajam yang sudah berhasil diamankan.

Emosi netizen bertambah saat pria tersebut dipegang erat oleh empat polisi sekaligus. Komentar netizen tampak emosi terlihat di akun kabarnegri.

Baca Juga:Dijanjikan Cair Sebelum Lebaran Idul Fitri, Pemda Sumsel Tunggu Arahan Kemensos Soal BLT Minyak Goreng

Akun ini membuat narasi yang singkat, "Pengamanan seorang laki laki yang membawa senjata tajam di palembang. SEMANAGAT TRUS KANG FIT," tulisnya.

Sementara netizen sudah terlanjut emosi dengan menuliskan komentar pedas.

"Itu buat dagang pisang duren emang biasanya pakai pisau saya juga dagang durian tiap hari pakai pisau disarungin gitu diselipin dipanggang jangan asal nangkep Napa,pak po," ujar agus_tio83.

"buat Motong ayam...lha saya klau beli pisau baru di pasar karena pisau lama tumpul...saya Taru jok..harusnya di bungkus koran atau kertas...kalau si pedagang nya ada stock buat bungkus nya," ujar netizen lainnya.

"Udah su'udzhon aja sama orang tua, siapa tau tukang daging," kiromullail_hamid

Baca Juga:Kopi Pagar Alam Sumsel Siap Ekspor, Sasar Segmen Pasar Produk Premium

"Nangkep aki² ajah sampe bergerombol, nangkep koruptor pada ilang kunci motorny," tanzilal_n_i.

"Lah klo dia ternyata tukang rujak gimana ?," ujar tammam_galihway.

Penangkapan pria paruh baya ini dibenarkan oleh pihak kepolisian di Palembang. Pada mulanya, pria ini kedapatan menggunakan baju loreng mirip TNI, lalu dipinggangnya juga terdapat senjata tajam jenis pisau.

Saat polisi menanyakan identitasnya, pria ini mengaku sebagai Kolonel Yon Kaveleri. Saat ditanya identitas, pria ini pun menjawab dengan ngelantur.

“Aku lagi jago (aku lagi jaga) mess Pertamina samo (sama) Hotel Princes, makonyo bawa lading (makanya bawa pisau). Aku ini Kolonel Yon Kaveleri, idak lamo lagi (tidak lama lagi) jadi Mayor Kaveleri,” katanya sambil tersenyum lebar.

Polisi pun memeriksa dompet yang ditemukan kertas putih bertulis Mayor Yon Kaveleri yang dianggap pria paruh baya ini sebagai identitas diri atau KTP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak