facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jembatan Ampera Palembang Ditutup Malam Ini, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya

Tasmalinda Kamis, 10 Maret 2022 | 20:36 WIB

Jembatan Ampera Palembang Ditutup Malam Ini, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya
Jembatan Ampera. Jembatan Ampera Palembang ditutup malam Ini [Fitria/Suara.com]

Akses Lalu lintas kendaraan bermotor di Jembatan AmperaPalembang Sumatera Selatan ditutup malam ini.

SuaraSumsel.id - Akses Lalu lintas kendaraan bermotor di Jembatan Ampera Palembang Sumatera Selatan ditutup malam ini. Proses buka tutup akan berlangsung mulai pukul 23.00 - 03.00 WIB selama periode 9-11 Maret 2022.

Penutupan karena ada proses uji dinamik kabel hanger di Jembatan Ampera tersebut

"Selama proses uji beban akses lalu lintas jembatan dibuka-tutup, selain itu juga disediakan jalan alternatif yang telah disiapkan bersama dengan Dinas Perhubungan setempat sehingga lalu lintas tetap lancar," kata Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Sumsel Julia Augustine di Palembang, Kamis.

Kendaraan bermotor, dapat melintasi Jembatan Musi IV (Jalan KH Azhari di Seberang Ulu II - Jalan Slamet Riyadi Ilir Timur II) dan Musi VI (Jalan Sultan M. Mansyur Ilir Barat II - Jalan Faqih Usman Seberang Ulu I).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca 10 Maret 2022, BMKG: Sumsel Bakal Bersuhu 33 Derajat Celcius

Pengujian dinamik kabel hanger tersebut penting dilakukan sebagai upaya memperpanjang usia jembatan yang telah berusia 56 tahun itu.

Sejak tahun 1988 belum ada pengujian secara komprehensif pada Jembatan Ampera melainkan hanya evaluasi struktur bersifat visual dan penanganan korosi.

Adapun gambaran umum pada uji beban tersebut, kata dia, tim penguji akan melakukan pengukuran tegangan pada sebanyak 20 kabel hanger yang berada di kedua pilar Jembatan menggunakan alat Accelerometer.

"Accelerometer dipasang di tengah panjang kabel dengan menggunakan boom lift kemudian dilakukan pencatatan," imbuhnya.

Pencatatan dilakukan sebanyak dua kali yang pertama pada saat jembatan kosong tanpa beban hidup yang kedua pada saat jembatan dengan beban hidup.

Baca Juga: Bakal Diakuisisi Pengusaha Batu Bara asal Sumsel Iwan Bomba, Nama Sriwijaya FC Tetap Dipertahankan

Sekitar akhir 2022 atau awal 2023 nanti akan kembali dilakukan pengujian statis untuk melihat efektivitas penanganan rehabilitasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait