Sejak Oktober tahun lalu, lanjutnya, tempat tidur untuk COVID-19 hampir nol kasus perawatan namun saat ini data terakhir per Kamis (3/2) dari jumlah tersebut sudah terisi sebanyak sebanyak satu pasien untuk perawatan ICU, dua pasien perawatan isolasi dan dua pasien perawatan COVID-19 bergejala sedang sampai berat.
Namun merujuk pada pengalaman tahun lalu, kata dia, Rumah Sakit Pusri menyediakan sebanyak 40 persen dari 133 tempat tidur mereka miliki untuk merawat pasien COVID-19.
Dengan begitu jumlah tempat tidur yang disediakan saat ini, sangat mungkin bisa ditingkatkan lagi, apabila kasus COVID-19 dalam perawatan bertambah.
"Dengan persiapan demikian InshaAllah rumah sakit siap menangani jika ada peningkatan kasus COVID-19," ujarnya. (ANTARA)
Baca Juga:Pembalakan Liar Ancam Habitat Harimau Sumatera di Sumsel