facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

UBB akan Buka Fakultas Kedokteran, Gubernur Erzaldi Beri Dukungan: Jumlah Dokter Kurang Ideal

Wakos Reza Gautama Senin, 17 Januari 2022 | 13:11 WIB

UBB akan Buka Fakultas Kedokteran, Gubernur Erzaldi Beri Dukungan: Jumlah Dokter Kurang Ideal
Ilustrasi Gubernur Babel Erzaldi Rosman. Erzaldi dukung pembentukan fakultas kedokteran di UBB. [Suara.com/Wahyu Kurniawan]

sudah mendorong pembentukan fakultas kedokteran dan telah melakukan koordinasi dengan Rektor UBB.

Nizam kagum atas komitmen seluruh pemangku kepentingan di Babel yang bahu-membahu dalam memajukan dunia pendidikan dan berkomitmen membantu pemerintah pusat dalam pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia profesi dokter di Indonesia.

"Penggabungan Akper-UBB ini harus segera diwujudkan sebagai modal UBB agar bisa mengajukan pembentukan fakultas kedokteran tanpa banyak syarat dan kendali mutu yang harus dilakukan," katanya.

Dirjen Dikti Ristek akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kemendikbudristek dan pihak terkait lain agar memberikan kemudahan syarat untuk berdirinya Fakultas Kedokteran UBB yang selama ini dinilai siap melaksanakan pendidikan kesehatan.

Rektor UBB Ibrahim mengatakan kunjungan Dirjen Dikti Ristek menjadi angin segar bagi Babel dalam mewujudkan cita-cita berdirinya fakultas kedokteran pertama.

Baca Juga: 149 Calon Jamaah Umrah Asal Belitung Masih Menunggu Jadwal Keberangkatan

"Pak Dirjen telah memantau dan melihat kesiapan kita dan komitmen pemda untuk pendirian FK-UBB. Kita semakin optimistis, dan yakin Dirjen memberikan dukungan penuh untuk dua perkembangan ini, yaitu penyatuan Akper-UBB dan pendirian fakultas kedokteran," kata Ibrahim.

Ia mengatakan, kesiapan UBB dalam memenuhi segala persyaratan administrasi naskah akademik telah disiapkan sejak awal secara bersamaan dan saat ini tinggal menunggu arahan lanjutan dari Dirjen Dikti Ristek.

"Kami prinsipnya dalam penyatuan Akper dan UBB akan dilakukan paralel, dan saat ini kami menunggu arahan Dirjen apakah penyatuan Akper-UBB harus selesai dulu, atau bisa berjalan beriringan," katanya. (ANTARA)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait