facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Bangka Baru Capai 9,85 Persen

Wakos Reza Gautama Senin, 03 Januari 2022 | 09:30 WIB

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Bangka Baru Capai 9,85 Persen
Ilustrasi Vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Bangka baru mencapai 9,85 persen.

Jumlah tersebut baru 9,85 persen dari total sasaran 32.506 anak yang tersebar di delapan kecamatan di Bangka.

SuaraSumsel.id - Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih berjalan. Hingga kini sudah 3.203 anak usia 6-11 tahun yang disuntik vaksin COVID-19 dosis pertama. 

Jumlah tersebut baru 9,85 persen dari total sasaran 32.506  anak yang tersebar di delapan kecamatan di Bangka.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan, capaian vaksin dosis kedua pada kelompok dan sasaran yang sama, baru sebanyak lima orang atau 0,02 persen.

Angka itu dipastikan masih akan mengalami peningkatan karena setiap harinya dibuka layanan gerai vaksin.

Baca Juga: Capaian Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama di Sumsel Lampaui Target

"Saat jadwal masuk sekolah, gerakan vaksin untuk jenis sinovac kelompok anak akan dilakukan di sekolahnya masing - masing guna mempercepat realisasi target sasaran," ujarnya, Senin (3/1/2022) dikutip dari ANTARA.

Sementara realisasi vaksin dosis pertama di semua kelompok telah terdata sebanyak 75, 33 persen atau 192.210 orang dari 255.161 sasaran dan dosis kedua 57,28 persen atau 146.151 dari total sasaran yang sama. Vaksin booster mencapai 94,8 persen atau 2.867 orang dari target 3.025 orang.

"Saya sarankan orang tau atau wali murid untuk membawa anaknya usia wajib vaksin di gerai terdekat, anak perlu memperoleh vaksin guna membantu meningkatkan imun tubuh," jelasnya.

Dia menjelaskan, dipilihnya vaksin jenis sinovac untuk anak usia enam sampai 11 tahun karena mempertimbangkan efek samping setelah divaksin relatif ringan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir bahwa semua jenis vaksin yang diberikan cukup aman karena terlebih dahulu sudah melewati uji klinik dan dinyatakan halal," kata Boy Yandra. (ANTARA)

Baca Juga: Ini 14 Daerah di Sulsel Belum Capai Target Vaksinasi Covid-19

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait