alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Halo Warga Palembang, Masuk Mal Kini Wajib Aplikasi PeduliLindungi

Tasmalinda Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:11 WIB

Halo Warga Palembang, Masuk Mal Kini Wajib Aplikasi PeduliLindungi
Mal Palembang mulai mengaplikasikan PeduliLindungi [Suara.com/Welly JT]

Pemerintah daerah sudah mengharuskan mal melakukan uji coba pelaksanaan wajib aplikasi PeduliLindungi

SuaraSumsel.id - Warga Palembang yang ingin ke mal, wajib memperhatikan hal ini. Beberapa mal di Palembang, Sumatera Selatan mulai mengaplikasikan aplikasi PeduliLindungi.

Sejak Selasa (26/10/2021), pengunjung mal wajib menunjukkan data vaksinasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Dengan demikian, pengunjung mal ialah mereka yang sudah divaksin COVID-19. 

Peraturan ini muncul dari maklumat dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Organisasi Perangkat Daeerah (OPD) terkait.

"Kita sudah mulai mewajibkan pengunjung masuk sini dengan scan barcode vaksin. Tapi memang sementara uji coba dulu, mulai Selasa (26/10/2021) menyesuaikan maklumat yang kita dapat dari satgas COVID-19," ujar Intan Marketing Communication Palembang Square (PS) Mall, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: 9 Saksi Diperiksa Kasus Korupsi Dodi Reza Alex, dan 4 Berita Sumsel Wajib Kalian Tahu

Uji coba aturan scan data diri pengunjung melalui sistem barcode lewat aplikasi PeduliLindungi diterapkan pengelola mal hingga akhir Oktober ini.

Setelah proses percobaan terkendali dan tersosialisasi di masyarakat, selanjutnya scan barcode diwajibkan demi keamanan dan kenyamanan mal.

"Scan barcode diletakkan di pintu masuk, sebagai akses utama masuk mal," kata dia.

Manajemen PS Mal, Marketing Communication Palembang Icon, Edo, menyampaikan sejak pengelola mal menerima edaran dari Pemda mewajibkan scan barcode.

Pihaknya otomatis uji coba aplikasi PeduliLindungi sekaligus melakukan sosialisasi awal.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Dukung Hadirnya FAMS Sumsel

"Baiknya pengunjung yang ingin masuk mal silakan mengunduh aplikasi. Meski baru sosialisasi dan uji coba tapi ke depan akan diterapkan berkelanjutan," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait