118 Satwa Gagal Diseludupkan ke Thailand, BKSDA Siapkan Translokasi ke Papua

Polda Sumatera Selatan menggagalkan pengiriman ratusan satwa ke Thailand, BKSDA siapkan translokasi awal Oktober.

Tasmalinda
Rabu, 29 September 2021 | 13:26 WIB
118 Satwa Gagal Diseludupkan ke Thailand, BKSDA Siapkan Translokasi ke Papua
Burung yang diamankan Polda Sumsel, ratusan satwa yang diselundupkan akan dikembalikan ke Papua [Welly JS/Suara.com]

"Waktu itu ada penangkapan. Setelah itu langsung dilakukan perawatan dengan berkoordinasi dengan dokter hewan. Setelah itu kami berkoordinasi dengan BKSDA Papua,Papua Barat dan Maluku agar satwa - satwa ini bisa dikembalikan ke habitat aslinya karena bukan dari Sumsel," ujarnya saat dihubungi, Suara.com, Selasa (28/9/2021). 

Sembari melakukan koordinasi, satwa - satwa tersebut dititipkan di Bird Park Jakabaring Palembang. Disana fasilitas penangkarannya cukup lengkap. Sampai sekarang masih dititipkan disana dengan tetap dipantau BKSDA. 

"Kami melakukan translokasi dengan pihak Garuda, pihak karantina dan dinas perternakan. Sebelum diberangkatkan satwa endemik ini juga akan dilakukan PCR karena Papua, Papua Barat dan Maluku bebas flu burung," ungkapnya. 

Direncanakan translokasi 5 Oktober 2021 mendatang. Dan nanti BKSDA Jakarta juga dilibatkan karena ada transit sehari disana. Kemudian 6 Oktober 2021 akan dilanjutkan dari Jakarta ke masing - masing. 

Baca Juga:Siapa Toni yang Disebut Beri Rp2,43 Miliar pada Alex Noerdin, Kertas Tertulis Sumsel Satu?

"Kami berusaha bergerak cepat , agar satwa - satwa ini bisa tiba tepat waktu dan mendapat makan dan minum agar kondisinya tetap sehat," jelasnya. 

Satwa yang diselundupkan [Istimewa]
Satwa yang diselundupkan [Istimewa]

Menurut Ujang, cukup rumit mengatur translokasi satwa - satwa tersebut. Karena sejak awal kondisi yang kurang sehat membuat beberapa satwa mati. Tidak bisa bertahan cukup lama dalam kurungan kerangkeng yang padat dalam perjalanan darat yang cukup  panjang.

" Dari total 118 Ekor , sudah 31 yang sudah mati. Satwa imi harus segera dilepaskan ke alamnya," bebernya. 

Sebelum dilepas, sambungnya perlu beberapa pengecekan dan persiapan. Diketahui harga satwa - satwa tersebut cukup mahal. Yang paling mahal adalah kakak tua raja atau kakak tua hitam dengan harga Rp40 juta per ekor. Burung Nuri Rp25 juta. 

"Perlu Sinergi semua pihak yang lebih terpadu dan ketak untuk mengawasi tempat - tempat keluar masuk lintasan transportasi yang memungkinkan jadi modus penyelundupan. Minimal ada pengecekan barang dan lainnya," pungkasnya.  

Baca Juga:Polisi Bintang Dua asal Sumsel, Irjen Napoleon Tersangka Penganiayaan M Kece

Kontributor: Welly Jasrial Tanjung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak