"Tidak ada orang dalam mobil tersebut, kemudian mobil itu bergerak - gerak setelah dicek dibagian belakang ternyata banyak satwa dengan sangkar - sangkar yang sangat bagus," tambahnya.
Kemudian lanjut Rahmat, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel untuk direhabilitasi.
"Hewan tersebut sudah kita serahkan ke BKSDA. Untuk burung ada yang dititipkan di Bird Park Jakabaring dan satwa yang lain ada di BKSDA Sumsel," ujarnya.
Sementara untuk kendaraan yang dibawa, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Samsat dan Plat mobil tersebut memang ada pemiliknya di Jakarta. "Nanti pemiliknya akan kita panggil untuk menanyakan tentang mobil tersebut apakah disewa atau bagaimana," katanya.
Baca Juga:Siapa Toni yang Disebut Beri Rp2,43 Miliar pada Alex Noerdin, Kertas Tertulis Sumsel Satu?
![Kadal yang diamankan Polda Sumsel [is]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/09/29/78198-kadal-yang-diamankan-polda-sumsel-is.jpg)
Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnubarata mengatakan pihaknya melakukan pendampingan bersama Polda Sumsel untuk melakukan penangkapan gabungan atas penyelundupan abeka satwa yang dilindungi tersebut.
"Waktu itu ada penangkapan. Setelah itu langsung dilakukan perawatan dengan berkoordinasi dengan dokter hewan. Setelah itu kami berkoordinasi dengan BKSDA Papua,Papua Barat dan Maluku agar satwa - satwa ini bisa dikembalikan ke habitat aslinya karena bukan dari Sumsel," ujarnya saat dihubungi, Suara.com, Selasa (28/9/2021).
Sembari melakukan koordinasi, satwa - satwa tersebut dititipkan di Bird Park Jakabaring Palembang. Disana fasilitas penangkarannya cukup lengkap. Sampai sekarang masih dititipkan disana dengan tetap dipantau BKSDA.
"Kami melakukan translokasi dengan pihak Garuda, pihak karantina dan dinas perternakan. Sebelum diberangkatkan satwa endemik ini juga akan dilakukan PCR karena Papua, Papua Barat dan Maluku bebas flu burung," ungkapnya.
Direncanakan translokasi 5 Oktober 2021 mendatang. Dan nanti BKSDA Jakarta juga dilibatkan karena ada transit sehari disana. Kemudian 6 Oktober 2021 akan dilanjutkan dari Jakarta ke masing - masing.
Baca Juga:Polisi Bintang Dua asal Sumsel, Irjen Napoleon Tersangka Penganiayaan M Kece
"Kami berusaha bergerak cepat , agar satwa - satwa ini bisa tiba tepat waktu dan mendapat makan dan minum agar kondisinya tetap sehat," jelasnya.