alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mulai Terkendali, Pasien Covid-19 Sembuh di Bangka Barat Capai 96,4 Persen

Erick Tanjung Sabtu, 25 September 2021 | 15:24 WIB

Mulai Terkendali, Pasien Covid-19 Sembuh di Bangka Barat Capai 96,4 Persen
Ilustrasi Covid-19. (Suara.com/Eko Faizin)

Sebanyak 5.180 orang itu termasuk tambahan pasien sembuh yang terjadi hari ini sebanyak sembilan orang, ujar Putra.

SuaraSumsel.id - Jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani masa isolasi dan perawatan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah menjadi 5.180 orang.

"Sebanyak 5.180 orang itu termasuk tambahan pasien sembuh yang terjadi hari ini sebanyak sembilan orang dari Kecamatan Mentok enam, dan masing-masing satu orang dari Parittiga, Kelapa dan Tampilang," kata Juru Bicara Satgas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, M Putra Kusuma di Mentok, Sabtu (25/9/2021).

Selain terjadi penambahan jumlah pasien sembuh, pada hari ini juga terjadi penambahan kasus baru sebanyak empat orang, dari Mentok dua, Kelapa satu dan Tempilang satu, sehingga total pasien yang masih wajib menjalani masa isolasi menjadi 64 orang.

Sebanyak 64 pasien wajib isolasi itu, berasal dari Mentok 28 orang, Simpangteritip empat, Jebus 14, Parittiga tujuh, Kelapa dua dan Tempilang sembilan orang.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Sembuh di Bangka Tengah Capai 5.369 Orang, 165 Jiwa Meninggal

"Untuk persentase pasien sembuh mencapai 96,4 persen atau 5.180 dari 5.373 kasus keseluruhan yang terjadi selama pandemi, sedangkan yang masih wajib isolasi sekitar 1,2 persen," ujarnya.

Pada hari ini juga Satgas mencatat terjadi penambahan jumlah kasus pasein Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak satu kasus, terjadi di Kecamatan Parittiga sehingga total kasus meninggal dunia menjadi 129 orang.

Ia mengajak warga untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan 5M guna mengurangi risiko penularan virus dan bagi yang memenuhi syarat segera ke gerai-gerai vaksin yang sudah disiapkan di seluruh kecamatan guna mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok di daerah itu. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait