Pengakuan Ida, laporannya tentang perampokan itu adalah laporan palsu. Dia melapor seperti itu, karena takut diketahui suami.
"Motor itu dilarikan dia (Kodir) , dia itu teman dekat saya. Saya takut suami saya tahu kalau saya telah menjalin hubungan terlarang dengan dia, karena itu saya buat laporan motor itu hilang karena dirampok (dibegal)," ungkap Ida ketika diamankan di Polda Sumsel.
Akhirnya, Ida pun memohon maaf kepada seluruh jajaran kepolisian juga kepada keluarganya.
"Kepada bapak polisi Polda Sumsel saya mohon maaf atas laporan palsu saya. Kepada keluarga saya, saya juga mohon maaf khususnya suami dan anak saya," kata Ida.
Baca Juga:Puluhan Anak di Sumsel Korban Pedofil, Pemda Harus Turut Mengobati Trauma
Sedangkan Muhammad Kodir mengaku juga suka dengan Ida.
"Saya jalani hubungan ini sama Ida lebih kurang sudah 2 tahun, saya suka sama dia karena bodinya yang montok, motor yang saya larikan ini rencananya mau saya gunakan sendiri, saya hanya larikan motor dengan alasan ingin membelikan dia buah-buahan dengan kipas angin, bukan merampok," jelas Kodir.
Kontrubtor: Welly Jasrial Tanjung.