Ternyata pemangkas terebut mengenali UAS namun ragu menegur terlebih dahulu.
"Kalau jumpa, abang mau nanya apa?", kata Ustadz Hendri.
"Ada satu. Tapi sudah terjawab di video Ustadz Somad. Tentang gadai sawah. Anak saya masuk pondok. Saya takut anak saya makan haram", jawabnya.
![Ustadz Abdul Somad [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/13/27830-ustadz-abdul-somad-instagram.jpg)
"Allahu Akbar, masih ada orang-orang yang hatinya dijaga Allah, masih ada rasa takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala," ujar UAS.
Baca Juga:Bendungan Tiga Dihaji Jaga Eksistensi Lumbung Pangan Sumsel
UAS pun menjelasakan alasannya mengapa mencari tempat potong rambut di tepi jalan.
Menurut UAS, karena tempat yang bagus-bagus itu pelanggannya sudah banyak.
"Sedangkan tempat-tempat yang kurang layak, panas, kurang pelanggan, paling tidak kita bisa bantu mereka dengan semangat. Surprise, membuat detak jantung mereka merasakan sesuatu yang baru," sambung UAS.
![Ustadz Abdul Somad [instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/24/64309-ustadz-abdul-somad-instagram.jpg)
Menurut UAS, menyenangkan hati orang juga bagian dari amal sholih.
"Ketika hati mereka senang, bahagia, spontan lidah dan hatinya yang tulus berdoa, terketuk pintu-pintu langit menurunkan rahmat dan barokah," ungkap UAS.
Baca Juga:6 Pengusaha di Sumsel dan Babel Menunggak Pajak Rp 1,4 Miliar