Jika ada dua pilihan antara dipenjara atau tidak mampu mengekspresikan diri, Coki memilih yang pertama.
![Coki Pardede [YouTube/Majelis Lucu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/02/65221-coki-pardede-youtubemajelis-lucu.jpg)
"Nah, konsekuensi yang berat. Sebenarnya, pilihannya cuma dua. Konsekuensi yang berat dari kita berekspersi akhirnya dipenjara atau konsekuensi yang berat karena kita tertekan seumur hidup karena tidak bisa berekspresi.Jika disuruh pilih dua itu, saya pilih yang pertama," ungkap Coki.
Karena menurut ia, harus ada orang yang push the limited, guna mengubah pandangan saat ini. Maka, ia mengungkapkan bersedia memerankan hal tersebut.
"Karena 'kan memang harus ada orang yang bisa maju," sambung ia.
Baca Juga:Perguruan Tinggi di Sumsel Dihimbau Belajar Tatap Muka
![Coki Pardede [YouTube/Majelis Lucu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/02/91404-coki-pardede-youtubemajelis-lucu.jpg)
Cinta pun meneruskan jika memang dalam sebuah revolusi memang memerlukan beberapa orang yang berkorban dan tidak takut mengekpresikan dirinya.
Coki langsung menimpal dan membenarkan pernyataan tersebut.
"Mungkin bukan di jaman saya, anak, atau mungkin di cucu kita baru terasa (perubahan)," pungkasnya.
Coki Pardede dikabarkan ditangkap polisi, Rabu (1/9/2021).
Kabar dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus.
Baca Juga:Tunjangan Guru Honor Telat Lagi, Ini Alasan Pemprov Sumsel
"Reza Pardede ya? Itu artis ya? Ya, saya mengiyakan dulu saja," kata Kombes Pol Yusri Yunus kepada Suara.com, Kamis (2/9/2021).