Mailan, Wartawan Sekaligus Pejuang Pertama Kali Terima Kabar Kemerdekaan RI di Sumsel

Mailan ialah orang pertama di Palembang Sumatera Selatan yang mengetahui kabar kemerdekaan RI.

Tasmalinda
Selasa, 17 Agustus 2021 | 07:05 WIB
Mailan, Wartawan Sekaligus Pejuang Pertama Kali Terima Kabar Kemerdekaan RI di Sumsel
Mailan, wartawan yang pertama kali mengetahui kabar kemerdekaan RI

SuaraSumsel.id - Sosok Mailan memang terdengar kurang akrab di telinga masyarakat. Namun namanya sempat menjadi nama jalan di Palembang, Sumatera Selatan yang kemudian dihapus oleh Pemerintah.
 
Penggantian nama jalan yang mengabadikan nama Mailan akibat penilaian sosoknya yang dinilai terlalu condong pada politik kiri paskah kemerdekaan.
 
Meski demikian, sosok pejuang yang berprofesi sebagai wartawan ini cukup besar. Setelah Tanggal 17 Agustus 1945, Proklamasi dikumandangkan di Pegangsaan Timur nomor 56 Jakarta.
 
Soekarno Hatta atas nama seluruh bangsa Indonesia, memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia.
 
Banyak tokoh perjuangan yang hadir dalam upacara pembacaan teks kemerdekaan tersebut.
 
Akan tetapi, perjuangan kemerdekaan yang telah dikumandangkan, belum usai. Penjajah ini kembali menguasai Indonesia.
 
Kabar mengenai kemerdekaan harus segera disiarkan ke pelosok negeri. Namun hal tersebut bukan perkara mudah, mengingat Jepang pun belum menyerahkan kekuasaan sepenuhnya sedangkan Belanda dan sekutu sudah berkeinginan kembali menjajah.
 
Berita mengenai proklamasi ini tidak serentak diketahui masyarakat Indonesia. Hal tersebut karena komunikasi dan siaran informasi pun masih dikuasai oleh Jepang.
 
Radio-radio yang dimiliki rakyat pun disegel sehingga hanya berita mengenai Jepang yang diterima.
 
Walaupun ada kemungkinan rakyat masih diliputi rasa takut untuk menyebarkan berita tersebut, akibat kedudukan Jepang yang masih sangat kuat.
 
Di Palembang sendiri, memperoleh pertama kali berita kemerdekaan berasal dari Meilan. Itupun sehari setelah 17 Agustus 1945.
 
Mailan ialah seorang redaktur Palembang Syimbun.

 Ia kemudian menyiarkan berita kemerdekaan tersebut melalui Radio Palembang. Salah satu yang menerima berita tersebut ialah AK Gani, yang kemudian mengkonfirmasi dan meneruskan pada R Sadarso di Jambi.
 
Berkat Mailan, AK Gani dan pejuang lainnya mengetahui peristiwa kemerdekaan RI.  Sumber sejarah lain menyebutkan jika warga Palembang menerima kabar proklamasi kemerdekaan RI, pada tanggal 19 hingga 20 Agustus 1945.
 

ilustrasi Perang Kemerdekaan di Bandung. [Suara.com/Iqbal]
ilustrasi Perang Kemerdekaan di Bandung. [Suara.com/Iqbal]

Meski berlangsung pertemuan antara pemerintahan Jepang, Chokan Myuoko Tosio, memberikan informasi tentang penyerahan Jepang kepada sekutu, namun tidak pernah menyampaikan Proklamasi Kemerdekaan RI.
 
Dengan isiatif maka tokoh-tokoh pemuda, termasuk Mailan menggelar rapat. Pembahasan utamannya, ialah membicarakan langkah-langkah dalam mengatasi keadaan pemindahan kekuasaan Indonesia, termasuk Palembang, Sumatera Selatan.
 
Gerakan itu juga membicarakan gerakan aksi massa yang perlu dilakukan guna mendukung Pemerintahan RI, kemudian mencetak pamphlet mengenai berita kemerdekaan RI.
 
Selain itu Gerakan ini pun mengibarkan bendera merah putih di atas Gedung Menara Air yang kini menjadi kantor Wali Kota Palembang.
 
Mailan pun termasuk yang memimpin pasukan pengibaran bendara sang saka merah putih.
 
“Nama Mailan sempat menjadi nama jalan, namun kemudian diubah pada Pemerintaha setelah Kemerdekan dengan pertimbangan sosoknya. Jalan Mailan itu di dekat Masjid Agung Palembang dan sekarang sudah digantikan,” ujar sejarawan Palembang, Syafruddin Yusuf dalam webinar belum lama ini.

Baca Juga:Penyidik Polda Sumsel Gelar Perkara Kasus Sumbangan Rp 2 T, Heryanti Bakal Dijemput Paksa

News

Terkini

Bagi masyarakat yang datang kesini, jangan khawatir memilih tempat untuk buka bersama, sebab para pedagang telah menyiapkan lapak yang dilengkapi meja dan kursi.

Lifestyle | 15:16 WIB

Oma Gala memilih respon netral dan mengaku tidak tahu penyebab Fuji dan Thariq tidak lagi berpacaran.

Lifestyle | 14:46 WIB

Polisi mengamankan tiga perempuan muda pemandu lagu di kafe yang masih beroperasi di bulan Ramadhan.

Lifestyle | 13:05 WIB

Berikut waktu imsak atau imsakiyah hari ini, pada 28 Maret 2023 yang berlaku di kota Palembang, Lubuklinggau, Prabumulih dan Pagar Alam

Lifestyle | 03:48 WIB

Berikut jadwal buka puasa di Palembang pada 27 Maret 2023 sekaligus lengkap dengan doanya.

News | 16:26 WIB

Pempek Palembang ekonomis, ialah pempek tanpa berbahan daging ikan namun tetap terasa enak sebagai menu buka puasa Ramadhan.

Lifestyle | 14:47 WIB

Polisi pun menangani kasus ini. Kepala Kepolisian Sektor Ilir Barat II Palembang Kompol Irene mengatakan pria tersebut berinisial MY (63), warga Ilir Barat II Palembang.

News | 13:50 WIB

Pengikut ajaran Raja Adil Khalifah Akhir Zaman sebar spanduk di desa, mereka juga mengajak agar bersujud di makom putih di hutan.

News | 12:55 WIB

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang menggelar pelatihan digital security.

News | 11:43 WIB

Ini dilatar belakangi awalnya para remaja berkumpul saat asmara subuh, sehingga nantinya terjadi konflik, terang Mokhamad Ngajib.

News | 04:51 WIB

Penemuan bayi tepatnya di Jalan Tegal Binangun, Lorong Girik, Kelurahan Plaju Darat, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) tergelatak sudah tidak bernyawa, Minggu (26/3/2023).

News | 04:12 WIB

Waktu imsak atau imsakiyah hari ini, pada 27 Maret 2024 yang berlaku di kota Palembang, Lubuklinggau, Prabumulih dan Pagar Alam termasuk juga waktu sholat

Lifestyle | 03:08 WIB

Harta dan kekayaan Gubernur Herman Deru naik fantastik yakni Rp107 miliar dalam satu tahun pelaporan.

News | 17:44 WIB

Berikut jadwal buka puasa di Lubuklinggau pada 26 Maret 2023 sekaligus lengkap dengan doanya.

Lifestyle | 17:31 WIB

Berikut jadwal buka puasa di Prabumulih pada 26 Maret 2023 dilengkapi dengan doa.

Lifestyle | 17:24 WIB
Tampilkan lebih banyak