Dikatakan Dahlan, lebih lagi ketika Prof Dr dr Hardi Darmawan tidak mau lagi menjawab teleponnya.
"Padahal beliau lah orang pertama yang dihubungi Heryanti. Untuk mengantarkannyi ke Kapolda –menyerahkan bantuan itu, secara simbolis. Saya pun down: alangkah mengecewakannya bila semua itu pepesan kosong. Maka saya terus bergerilya mencari sumber yang bisa diandalkan. Saya memang mendapatkan nomor telepon Heryanti tapi tidak berhasil saya kontak.
Sampailah akhirnya saya menemukan wanita cantik –dengan lima ''i'' itu," sambung ia.
Si Cantik ternyata sangat kasihan pada Heryanti. Dua hari terakhir media mulai meragukan kebenaran sumbangannya itu.
"Kenapa media begitu?" tanya Si Cantik kepada Dahlan Iskan.

Memang benar adanya, Si Cantik pernah memberi pinjaman Rp 3 miliar kepada Heryanti. Tapi tidak benar dia sampai stres akibat pinjaman yang tidak kunjung dikembalikan itu. Juga tidak benar suaminyi sampai meninggal akibat memikirkan uang itu.
Baca Juga:Ratusan Personil Polda Sumsel Terinfeksi COVID 19
"Sang Suami –orang terhormat di Palembang dan sangat ganteng– memang meninggal akhir tahun lalu. Tapi akibat sakit jantung. Bukan karena stres memikirkan uang tersebut," kata ia.
"Boleh dikata, ketika Sang Suami memberikan pinjaman tersebut, hatinya gembira. Juga dengan perasaan pasti akan dibayar.
Pasangan pribumi Minang-Palembang itu memang sangat dekat dengan Heryanti yang Tionghoa. Termasuk dengan salah satu kakak Heryanti yang bernama Agwan," tambah Dahlan.
Saking dekatnya sampai mereka punya usaha bersama. Kelak, janji Dahlan, ia akan menceritakan bentuk usaha mereka tersebut.
Berikut kutipan wawancara Dahlan Iskan dan wanita cantik tersebut.
Bagaimana mereka bisa berteman dekat?
Baca Juga:Butuh Oksigen Medis, Warga Sumsel Bisa Gratis di Posko Ini
"Heryanti itu orangnya sangat baik. Kami tidak merasa dia itu Tionghoa. Dia juga tidak merasa kami ini pribumi. Hubungan kami tidak tersekat soal ras. Heryanti itu sudah seperti pribumi," ujar Si Cantik kepada saya.