alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Bisakah Sumsel Selesaikan Pandemi?

Tasmalinda Rabu, 28 Juli 2021 | 18:32 WIB

Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Bisakah Sumsel Selesaikan Pandemi?
Ilustrasi uang [Shutterstock] Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Bisakah Sumsel Selesaikan Pandemi?

Situasi pandemi tidak hanya berdampak kebutuhan anggaran bagi kesehatan, namun juga pemulihan ekonomi.

SuaraSumsel.id - Sumatera Selatan atau Sumsel menjadi istimewa saat ini. Setelah seorang dermawan pengusaha Aceh dan sempat tinggal di Palembang sejak tahun 1976, Alm Akidi Tio dan keluarga berdonasi Rp 2 triliun bagi upaya penanggulangan COVID 19 di Sumatera Selatan.

Nilai donasi yang sangat besar. Kemudian banyak publik bertanya, apakah donasi ini mampu menyelesaikan situasi pandemi COVID 19 terkhusus Provinsi Sumatera Selatan.

Situasi pandemi dinyakini, Dokter Keluarga Akidi Tio, Prof Hardi Dermawan membutuhkan kesadaran banyak pihak. Karena itu kampaye memerangi juga perlu dilaksanakan masif.

Misalnya saja program vaksinasi COVID 19. Ia menyebut, selain vaksin yang memang disuntikkan di tubuh sebagai upaya meningkatkan imunitas juga diperlukan vaksinasi sosial.

Baca Juga: Bantu Sumsel, Platfon Saling Bantu untuk Warga Terdampak Pandemi

Vaksinasi sosial ini, misalnya gerakan kampaye 3T, yakni tracking, testing dan treatmen, yang dilakukan pemerintah dan 5M yang dilakukan semua pihak. 

"Cuba saat ini, masih ada mereka yang tidak percaya virus. Yang harus kita kuatkan ialah terus mengkampayekan upaya dini, ya seperti 3T dan 5M," katanya saat pertemuan virtual bersama awak media, Selasa (27/7/2021).

Ia pun mengungkap, pandemi COVID 19 juga harus dilihat dari sektor hulu. Misalnya bagaimana kesiapan dari fasilitas kesehatan yang dimiliki Sumsel, agar bisa mengobati para pasien COVID 19.

Pasien yang isolasi mandiri atau isoman, kata Hardi, juga harus diperhatikan.

Foto Akidi Tio
Foto Akidi Tio

Misalnya, memastikan mereka menjalankan isolasi mandiri dengan terpenuhi kebutuhannya. Isolasi mandiri baik yang dilakukan terpusat misalnya di Wisma Atlet Jakabaring, rumah-rumah isolasi atau isolasi mandiri.

Baca Juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Nurdin Diduga Terlibat Kasus Korupsi Dana Hibah Masjid Agung

"Semua ini, perlu dibantu. Membantu yang seperti ini perlu dikampayekan, apalagi kondisi nakes yang kini juga banyak sudah terpapar. di Indonesia, sudah 500 terpapar virus itu kan," ujar Direktur Umum RS Charitas Palembang ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait