alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Donasi Rp 2 Triliun, Keluarga Akidi Tio Mengaku Publik Tanya Motivasi

Tasmalinda Selasa, 27 Juli 2021 | 20:23 WIB

Donasi Rp 2 Triliun, Keluarga Akidi Tio Mengaku Publik Tanya Motivasi
Alm Akidi Tio yang menyerahkan bantuan penanganan COVID 19 Rp2 Triliun

Pihak keluarga merasa agak kurang nyaman saat ini, setelah bantuan Rp 2 triliun heboh di masyarakat.

SuaraSumsel.id - Keluarga Akidi Tio diungkap tengah merasa kurang nyaman karena semakin banyak publik yang ingin mengetahui keluarga tersebut. Hal ini dirasa setelah menyerahkan bantuan sebesar Rp 2 triliun bagi penanganan COVID 19 di Sumatera Selatan.

Hal ini dikatakan Dir Inter Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Ratno Kuncoro, Selasa (27/8/2021).

Dia mengungkapkan keluarga Akidi Tio kini agak merasa kurang nyaman dengan informasi yang terlanjur heboh. Banyak pihak yang berusaha mengetahui privasi dan motivasi atas donasi Rp 2 triliun tersebut.

Ia pun membenarkan setelah proses penyerahan simbolik yang dilakukan Senin (26/7/2021), pihaknya terus berkordinasi dengan berbagai pihak guna membahas mengenai teknis donasi atau bantuan tersebut.

Baca Juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Nurdin Diduga Terlibat Kasus Korupsi Dana Hibah Masjid Agung

"Ada insiatif akan ada memberikan donasi dengan jumlah yang cukup besar, masih dalam proses. Kita sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga, namun juga agak kurang nyaman saat ini," ujar ia.

Gubernur Sumsel Herman Deru (kiri) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan penanganan COVID-19 secara simbolis dari keluarga Akidi Tio di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (26/7). (ANTARA/HO-Pemprov Sumsel/21)
Gubernur Sumsel Herman Deru (kiri) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan penanganan COVID-19 secara simbolis dari keluarga Akidi Tio di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (26/7). (ANTARA/HO-Pemprov Sumsel/21)

Dengan semakin ramai dan heboh tanggapan publik, Ia pun mengkhawatirkan menganggu proses atau teknis yang telah disusun dan dibahas sebelumnya.

"Saat ini, agak kurang nyaman, banyak sekali pihak yang menghubungi keluarga. Mengingat nilai nominal yang cukup besar," ujar ia.

Keseluruhan proses teknis dalam penyaluran bantuan nantinya akan disampai secara terbuka. "Bagaimana pun hasilnya, kita berharap agar jangan sampai ada masyarakat lapar saat PPKM ini," sambungnya.

Baca Juga: Atasi Karhutla di Puncak Musim Kemarau, Sumsel Perlu Tambahan Helikopter

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait