"Desainnya sudah ada. Namun dana pembangunan direfocusing atau dialihkan untuk penanganan COVID-19. Mudahan-mudahan ditahun 2022 nanti sudah dapat dibangun," harapnya.
Penundaan pembangunan pedestrian itu sendiri disayangkan oleh sejumlah warga Baturaja karena jalur yang akan dibangun tersebut dinilai dapat mengembalikan hak pejalan kaki mengingat fungsi trotoar di wilayah itu saat ini banyak yang beralih fungsi.
"Seharusnya menjadi prioritas dibangun karena jalur pedestrian dapat menekan angka kecelakaan pejalan kaki di jalan raya," kata Eko salah seorang warga Baturaja. (ANTARA)