Piala Wali Kota Solo Ditunda, Sriwijaya FC: Kita Tunggu Dulu!

Sriwijaya FC merupakan klub terakhir yang menyatakan bergabung pada piala Wali Kota Solo 2021. Saat pergelaran event ini ditunda, Sriwijaya FC memilih menunggu.

Tasmalinda
Senin, 28 Juni 2021 | 20:03 WIB
Piala Wali Kota Solo Ditunda, Sriwijaya FC: Kita Tunggu Dulu!
Piala Wali Kota Solo resmi ditunda, Sriwijaya FC memilih menunggu [ist] Piala Wali Kota Soloi Ditunda, Sriwijaya FC: Kita Tunggu Dulu!

SuaraSumsel.id - Sriwijaya FC termasuk klub yang terakhir menyatakan bergabung dalam Piala Wali Kota Solo 2021. Meski sudah berada di Pulau Jawa, namun ternyata Sriwijaya FC harus menunggu karena pergelaran piala ini dinyatakan ditunda oleh pihak kepolisian setempat.

Menanggapi ini, Pelatih Sriwijaya FC Nilmaizar mengungkapkan masih akan menunggu keputusan dari panitia.

Menurut ia, sebagai pelatih, dirinya menerima seluruh keputusan panitia atas penyelenggaraan kegiatan ini. Apalagi penundaan juga disebabkan karena situasi yang tidak mendukung, seperti pandemi COVID 19.

"Kita sebagai pelatih, kita menerima saja, " ujarnya saat diwawancarai awak media, Senin (28/6/2021).

Baca Juga:Meski Bukan Sriwijaya FC, Presiden Sriwijaya FC: Selamat Bang Atta Punya Klub Baru

Dengan kondisi yang dinilai tidak bagus ini, maka Sriwijaya FC lebih memilih menunggu keputusan dari panitia penyelenggara. "Karena situasinya lagi tidak bagus, kita tunggu bagaimana ke depan," ucapnya.

Meski memilih menunggu, Nilmaizar masih berharap situasi dapat sesuai dengan yang diharapkan."Semoga sesuai diharapkan," sambung ia.

Meski pun kondisi tersulitnya, Piala Wali Kota Solo dibatalkan, maka Sriwijaya FC menerima keputusan tersebut.

"Klo dibatalkan, masih kita terima," akunya.

Hal tersebut mengingat Sriwijaya FC pun sudah lama berada di Pulau Jawa dalam pertandingan uji coba menghadapi liga II tahun ini.

Baca Juga:Bukan Sriwijaya FC, Atta Halilintar Resmi Beli Klub Bola Pati FC

"Apalagi Sriwjaya FC sdh lama tour di Pulau Jawa," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini