alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sejumlah Halte di Palembang Dirusak Orang tak Dikenal, Ini Reaksi Wakil Wali Kota

Wakos Reza Gautama Minggu, 27 Juni 2021 | 08:59 WIB

Sejumlah Halte di Palembang Dirusak Orang tak Dikenal, Ini Reaksi Wakil Wali Kota
Perawatan halte Transmusi di Palembang. Beberapa halte bus di Palembang dirusak orang tak dikenal. [ANTARA]

beberapa bagian bangunan halte bus di Palembang sengaja dirusak orang-orang

SuaraSumsel.id - Beberapa hari terakhir, sejumlah halte di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dirusak orang tak dikenal. Selain dirusak, halte itu juga dicorat-coret. 

Wakil Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Fitrianti Agustinda mengimbau warga kota setempat tidak merusak halte bus yang dibangun untuk memberikan  kenyamanan kepada pengguna angkutan umum.

"Berdasarkan pengecekan di lapangan beberapa hari terakhir, ditemukan beberapa bagian bangunan halte bus yang sengaja dirusak orang-orang iseng dan dicoret dengan cat semprot, padahal fasilitas umum ini seharusnya dijaga bersama agar bisa selalu digunakan dalam kondisi baik," kata Fitrianti di Palembang, Sabtu (26/6/2021) dilansir dari ANTARA.

Untuk menjaga halte bus tetap bisa digunakan dengan baik dan nyaman , selain mengajak warga untuk bersama-sama memeliharanya, pihaknya memprogramkan perbaikan secara bertahap sejumlah halte bus yang mengalami kerusakan parah.
 
"Sekarang ini mulai banyak halte yang mengalami kerusakan, namun karena keterbatasan dana dilakukan perbaikan secara bertahap dengan prioritas yang kondisi kerusakannya sangat parah dan tidak layak untuk digunakan masyarakat saat menunggu memanfaatkan pelayanan jasa angkutan umum," ujarnya.

Baca Juga: Hari Jadi Polri ke 75, Ribuan Mitra Gojek di Palembang Divaksin COVID 19

Dia menjelaskan, kota ini memiliki 249 unit halte bus, sebagian besar kondisinya mulai mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat.

Halte yang mengalami kerusakan berat sekarang ini sedang dilakukan pendataan untuk dimasukkan dalam program perbaikan prioritas.

"Perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran dana yang tersedia, namun tidak menutup kemungkinan perbaikannya bisa dilakukan pihak ketiga," ujar dia.

Jika ada pihak perusahaan atau lainnya yang ingin berpartisipasi memperbaiki halte bus, pihaknya menyambut baik dan akan memberikan kesempatan membuat desainnya serta memasang logo perusahaan atau pihak yang melakukan perbaikan.

Perbaikan halte dengan dana APBD akan membutuhkan waktu lama dan menyedot anggaran yang cukup besar.

Baca Juga: Sejam, 5.078 Warga Palembang Telah Divaksin COVID 19

Untuk mempercepat mengatasi masalah kerusakan halte bus di kota ini, pihaknya mengharapkan dukungan pihak ketiga dalam melakukan peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa angkutan umum itu, kata wawako. (ANTARA)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait