alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gerebek Sambung Ayam, Polisi Turunkan Brimob Hingga Pelaku Lari ke Sungai

Tasmalinda Jum'at, 04 Juni 2021 | 21:57 WIB

Gerebek Sambung Ayam, Polisi Turunkan Brimob Hingga Pelaku Lari ke Sungai
Ilustrasi sabung ayam. (Pixabay) Gerebek Sambung Ayam, Polisi Turunkan Brimob hingga Pelaku Lari ke Sungai

Kepolisian daerah atau Polda Sumatera Selatan menggerebek sabung ayam, dengan melibatkan personil Brimob. Pelaku pun sampai lari ke sungai

SuaraSumsel.id - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggerebek judi sabung ayam yang akhir-akhir ini marak di kawasan pinggiran kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. 

Untuk memberantas perjudian, polisi menurunkan tim yang diperkuat personel Brimob. Bahkan saat pengerebekkan, pelaku berlari ke sungai terdekat.

Dilansir dari ANTARA, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol.Supriadi di Palembang mengatakan salah satu arena perjudian sabung ayam yang menjadi sasaran pemberantasan yakni di Desa Babatan Suadagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.

Arena judi sabung ayam itu dilakukan penggerebekan pada Kamis (3/6) oleh personel bersenjata lengkap (full gear) dipimpin langsung Dansat Brimob Kombes Pol.Yudo Nugroho Sugianto.

Baca Juga: 19 Tahun Menanti, Pria Asal Sumsel Ini Kecewa Batal Berangkat Haji

Penggerebekan tersebut cukup sulit dilakukan karena personel harus menyusuri pinggiran sungai dengan akses jalan yang sempit.

Dalam penggerebekan arena judi sabung ayam di pinggiran Kabupaten Ogan Ilir itu, tim menangkap 15 tersangka dan mengamankan barang bukti ayam jago 20 ekor, gawai 12 unit, uang tunai Rp.8.939.000.

Selain itu, di arena judi sabung ayam diamankan juga alat permainan judi bola gelinding sebanyak tujuh unit, gaple 18 biji, pisau taji ayam satu buah, sepeda motor 46 unit, dan mobil satu unit.

Pada saat penggerebekan, para tersangka berusaha melarikan diri ke sungai, namun berhasil diantisipasi sehingga seluruhnya dapat diamankan tanpa ada yang berhasil lolos dan terluka.

Penggerebekan judi sabung ayam dan pemberantasan penyakit masyarakat lainnya di wilayah hukum Polda Sumsel akan dilakukan lebih gencar.

Baca Juga: 60 Persen Calon Jemaah Haji Sumsel Sudah Divaksin, Ibadah Haji Kembali Dibatalkan

Selain gencar melakukan penegakan hukum, pihaknya juga berupaya mengimbau masyarakat agar menjauhi perjudian apapun bentuknya termasuk sabung ayam, serta penyakit masyarakat lainnya, karena perbuatan itu melanggar atau melawan hukum dan ada sanksi pidananya dengan ancaman kurungan penjara hingga 10 tahun, ujar Kabid Humas Polda Sumsel. (ANTARA)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait