Promosi Mayjend Dudung Abdurachman Dikaitkan dengan Taufik Kiemas saat di Palembang

Promosi Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman sebagai Panglima Kostrad dikaitkan dengan kedekatannya pada Taufik Kiemas saat di Palembang.

Tasmalinda
Kamis, 27 Mei 2021 | 13:24 WIB
Promosi Mayjend Dudung Abdurachman Dikaitkan dengan Taufik Kiemas saat di Palembang
Mayjen TNI Dudung Abdurachman (kedua dari kanan) [ANTARA/Livia Kristianti] Promosi Mayjend Dudung Abdurachman Dikaitkan dengan Taufik Kiemas saat di Palembang

SuaraSumsel.id - Mayjen Dudung Abdurachman mendapatkan promisi jabatan. Mantan Pangdam Jaya dipromosikan menjadi Panglima Kostrad. Jabatan Panglima Kostrad atau Pangkostrad ialah jabatan jendral bintang tiga sedangkan Mayjend Dudung masih jendral bintang dua.

Pengamat militer Aris Santoso memprediksi jika mutasi Mayjen Dudung Abdurachman sebagai Pangkostrad juga karena adanya kedekatan dengan Almarhum Taufik Kiemas saat masa remaja di Palembang, Sumatera Selatan.

Dilansir dari YouTube Kompas TV, pengamat Aris Santoso memperkirakan ada skenario di balik mutasi Mayjend Dudung Abdurachman.

"Yang paling penting ini, Pak Dudung meramaikan nominasi untuk KSAD berikutnya," ujar Aris Santoso.

Baca Juga:Antisipasi Karhutla, 8 Kabupaten di Sumsel Ini Tetapkan Status Siaga

Diketahui jabatan KSAD saat ini dipegang Jenderal Andika Perkasa. 

Menurut Aris, promosi Mayjen Dudung Abdurachman menjadi bintang tiga dipercepat dengan asumsi KSAD sekarang Jenderal Andika akan menjadi Panglima TNI. 

"Artinya akan disiapkan untuk pengganti (Jenderal Andika Perkasa sebagai KSAD). Salah satunya adalah Pak Dudung ini," papar Aris Santoso. 

Sebagai pengamat TNI, Aris Santoso sendiri mengaku agak luput mengikuti jejak karier Dudung Abdurachman. Dalam bayangan Aris, promosi Dudung ini sedikit politis karena dipercepat. 

Menurut Aris Santoso ada empat calon KSAD. Yaitu Kasum TNI Letjen Eko Margiyono, Pangkostrad Mayjen Dudung Abdurachman, Pangdam Kasuari Mayjen Nyoman Cantiasa dan Pangdam Udayana Mayjen Maruli Simanjuntak.

Baca Juga:6 Warga OKU Timur Sumsel Ditangkap di Way Kanan, Ini Penyebabnya

Bagi Aris Santoso, tiga nama selain Dudung sudah lama dikenal publik. Sementara Dudung tiba-tiba muncul. "Pak Dudung ini sebagai kuda hitam sebagai calon KSAD," ujar Aris. 

Menurut Aris Santoso, dalam membaca calon KSAD atau calon Panglima TNI biasanya perlu mencari hubungannya dengan kekuasaan.

"Kalau sudah pangkat jenderal itu, kategori profesionalisme, portofolio, kemampuan sudah lewat semua. Itu dianggap sudah setara semua tinggal gimana nasib dia," ujar Aris Santoso. 

Aris Santoso melihat akselerasi karier Mayjen Dudung Abdurachman karena punya hubungan ke Istana (Presiden Joko Widodo).

Menurut Aris, Dudung adalah menantu Kholid Ghozali.

"Kholid Ghozali ini adalah jenderal purnawirawan Akmil 65 yang kebetulan adalah sahabat baik Pak Taufik Kiemas waktu zaman remaja di Palembang," terang Aris. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak