Mahasiswa Kembangkan Usaha Ikan Asap, Isi Liburan Ramadhan Saat Pandemi

Mahasiswa di Palembang, Sumatera Selatan memanfaatkan momentum Ramadhan guna kembangkan usaha ikan salai atau ikan asap.

Tasmalinda
Minggu, 09 Mei 2021 | 23:07 WIB
Mahasiswa Kembangkan Usaha Ikan Asap, Isi Liburan Ramadhan Saat Pandemi
Industri ikan asap rumahan. Mahasiswa Kembangkan Usaha Ikan Asap, Isi Liburan Ramadhan Saat Pandemi

SuaraSumsel.id - Sekelompok mahasiswa di Palembang, Sumatera Selatan memanfaatkan momentum Ramadhan yang membatasi aktivitas di tempat publik, dengan mengembangkan usaha ikan asap atau ikan salai.

"Selama bulan puasa Ramadhan, pemintaan masyarakat akan ikan salai meningkat. Kondisi ini, mendorong kami mengembangkan usaha tikan salai tersebut," kata Sahara  salah seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Plaju, Palembang, Minggu.

Melihat prospek usaha pengolahan ikan menjadi salai yang cukup bagus, dirinya bersama sejumlah teman-temannya memanfaatkan momentum bulan Ramadhan ini untuk memulai kegiatan usaha tersebut.

Ikan asap  itu mendapat sambutan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya kawasan Plaju serta kawasan lainnya dalam dan luar Kota Palembang karena dijual melalui media sosial atau secara daring.

Baca Juga:Ketua PWNU Sumsel Tetap Ingin Masjid Gelar Salat Id, Ini Penjelasannya

Melihat sambutan yang baik dari masyarakat, dia bersama teman-temannya berupaya mengembangkan usaha ikan asap dengan mencoba meningkatkan jumlah produksi dan memperluas pasar, ujarnya.

Dia menjelaskan ikan asap sekarang ini tidak hanya digemari oleh masyarakat di dalam Kota Palembang dan daerah Sumsel lainnya, tetapi juga digemari masyarakat dari luar provinsi setempat.

Ikan yang dijadikan bahan baku untuk diproses menjadi ikan salai dan sangat diminati masyarakat yakni ikan gabus, patin, dan ikan lais.

Ikan yang telah diproses menjadi ikan salai itu dijual dengan harga berkisar Rp70.000 hingga Rp250.000 per kilogram.

Melihat kondisi tersebut, usaha yang pada awalnya hanya coba-coba mengisi waktu luang, setelah bulan Ramadhan ini akan dikelola lebih serius.

Baca Juga:Pintu Masuk Utara Sumsel, Pemudik Bengkulu Diputar Balik di Lubuklinggau

"Setelah merasakan hasil penjualan ikan asap cukup besar dan dapat membantu biaya kuliah, usaha ini memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan menjadi sumber penghidupan atau mata pencaharian utama setelah menyelesaikan perkuliahan dan dapat menampung teman-teman yang belum mendapat kesempatan bekerja di kantoran," ujarnya. (ANTARA) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak