facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bulan Syawal Banyak Pernikahan, Kemenag Minta Penghulu Divaksin COVID 19

Tasmalinda Minggu, 25 April 2021 | 03:15 WIB

Bulan Syawal Banyak Pernikahan, Kemenag Minta Penghulu Divaksin COVID 19
Ilustrasi pernikahan. (Pexels/Deden Dicky Ramdhani) Bulan Syawal Banyak Pernikahan, Kemenag Minta Penghulu Divaksin COVID 19

Usai lebaran nanti, diperkirakan angka pernikahan bertambah. Kemenang minta penghulu terlebih dahulu divaksinasi covid 19.

SuaraSumsel.id - Usai lebaran nanti atau bulan Syawal, diperkirakan banyak terjadi pernikahan. Karena itu, Kementrian Agama Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu meminta Dinas Kesehatan mendahulukan vaksinasi covid 19 bagi penghulu nikah.

“Kami minta didahulukan vaksinasi COVID-19 untuk penghulu nikah di daerah ini, jangan sampai mereka nanti mati konyol. Kasihan mereka, mereka juga manusia harus diamankan dari virus corona,” kata Kepala Kamenag Kabupaten Mukomuko Ramedlon di Mukomuko, seperti dilansir dari ANTARA, Sabtu (24/4/2021).

Hal ini guna menindaklanjuti hasil rapat kordinasi pemerintah daerah bersama Satgas Penanganan COVID-19 dalam rangka penanganan COVID-19.

Ia menyebutkan, sebanyak 18 orang penghulu yang bertugas menikahkan pasangan masyarakat yang tersebar di 15 kecamatan daerah ini.

Baca Juga: Masyarakat Punya Senjata Api Rakitan? Ini Imbauan Polda Sumsel

Pihaknya telah meminta baik secara lisan maupun tertulis kepada Dinas Kesehatan setempat agar semua penghulu nikah yang tersebar di 15 kecamatan di daerah divaksinasi sebelum mereka melaksanakan tugasnya menikahkan masyarakat setempat.

Pekerjaan penghulu dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dalam waktu dekat ini semakin berat karena di awal bulan Syawal mereka akan melakukan pencacatan nikah.

Selain vaksinasi COVID-19 untuk penghulu nikah di daerah ini, ia berharap, vaksinasi untuk petugas dan kepala KUA yang bertugas bersentuhan langsung dengan berbagai komponen masyarakat di daerah ini.

Ia mengatakan, untuk sementara staf dan karyawan di Kantor Kementrian Agama setempat belum begitu mendesak menerima vaksinasi karena mereka berada dari kantor, tetapi vaksinasi dibutuhkan oleh petugas yang bersentuhan langsung kepada masyarakat. (ANTARA)

Baca Juga: Catat, Ini Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang Pecahan di Sumsel

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait