Bergotong Royong, Muslim dan Nasrani Bangun Masjid dan Gereja Dibom ISIS

Umat muslim dan nasrani bergotong royong membangun masjid dan gereja yang dibom ISIS.

Tasmalinda
Minggu, 07 Februari 2021 | 17:43 WIB
Bergotong Royong, Muslim dan Nasrani Bangun Masjid dan Gereja Dibom ISIS
Ilustrasi bangunan masjid dan gereja berdampingan. Umat muslim dan nasrani bangun masjid dan gereja

Ruh kebersamaan inilah yang ingin dihadirkan kembali saat merestorasi masjid dan geraja. Masjid yang dibangun kembali ialah Masjid al-Nuri.

Bangunan dan menara yang miring pernah menjadi simbol kota Mosul. Namun masjid ini dihancurkan oleh petempur-petempur ISIS ketika mereka dipukul mundur pada 2017.

Taqa, sisten koordinator Unesco, mengatakan ISIS sengaja mencoba menghancurkan Mosul dan dalam prosesnya ingin pula menghancurkan sejarah kota ini.

Taqa mengungkapkan para pekerja memindahkan lebih 5.600 ton puing-puing yang berserakan di kompleks masjid.

Baca Juga:Ini Alasan Dokter Kecantikan Richard Lapor Kartika Putri ke Polda Sumsel

Para pekerja membangun kembali masjid dan gereja secara berhati-hati. Sebisa mungkin mereka menggunakan material asli. Selain merestorasi masjid al-Nuri, Unesco juga membangun kembali gereja al-Saa'a dan al-Tahera.

Di kompleks gereja al-Saa'a para pekerja membersihkan bangunan dari mortir, ranjau darat, dan beberapa jasad warga. Ketika menguasai Mosul, para petempur ISIS menggunakan gereja ini sebagai salah satu kubu pertahanan.

Kepada wartawan BBC, Omar Ali, salah satu koordinator Unesco mengatakan masih terlihat jejak-jejak keberadaan ISIS.

"Anda bisa melihat tali-tali ... kami mendengar laporan bahwa mereka menggantung orang-orang di sini," kata Ali. Ia mengatakan Mosul saat ini dalam proses penyembuhan.

"Kehidupan di sini berangsur-angsur kembali normal," kata Ali.

Baca Juga:Ekonomi Sumsel Terkontraksi saat Pandemi, Pertanian Disebut Penyelamatnya

Bagi Romo Emmanuel Raed Adel restorasi tempat ibadah di Mosul adalah salah satu kabar yang paling menggembirakan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini