alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Jemaah Tewas, Satu Luka Berat Ditabrak Kereta Api Angkutan Barang

Tasmalinda Rabu, 27 Januari 2021 | 10:47 WIB

Dua Jemaah Tewas, Satu Luka Berat Ditabrak Kereta Api Angkutan Barang
Ilustrasi polisi menunjukkan lokasi kejadian kecelakaan. [Suara/Dok. Polisi] di Prabumulih, tiga jemaah jadi korban ditabrak kereta.

Tiga orang jemaah di Prabumulih, Sumatera Selatan menjadi korban kereta api pembawa barang (babaranjang).

SuaraSumsel.id - Tiga orang jemaah tabligh di Prabumulih, Sumatera Selatan menjadi korban tabrakan di rel ganda kilometer KA 329 oleh kereta semen dari muara enim, Selasa (26/1/2021).

Akibat tabrakan tersebut, dua jemaah meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat dan masih dirawat di RSUD Prabumulih.

Dua jemaah yang tewas yakni H Supardi (61) warga Lawang Kidul Muaraenim dan Sabar (56), warga Ujan Mas, Muaraenim.

Informasinya ketiga jemaah ini ialah bagian dari 10 jemaah lainnya bergerak dari arah Palembang ke Prabumulih menuju Masjid Baitul Rahman, lokasi tabligh akbar.

Baca Juga: Viral! Ayah Muda Ini Salat Jemaah Sambil Gendong Anak, Warganet Salut

Tepat di lokasi kejadian, ketiganya yang bergerak di rel kereta api berusaha menyebrang. Namun karena menghindar kereta api yang akan melintas di rel satunya, tiba-tiba ketiganya menyebrang ke rel lainnya. 

Nahasnya, rel tersebut ternyata melintas kereta penumpang Rajabasa sehingga tertabrak dari arah belakang.

Atas peristiwa ini, jemaah akhirnya mengerumuni kamar jenazah RSUD Prabumulih.

Sementara itu, di kamar jenazah RSUD Kota Prabumulih sudah menunggu puluhan jemaah tablig lain. 

Kapolsek Cambai Ipda Branata membenarkan peristiwa ini. Ia menduga jemaah tidak mendengar kereta yang melintas karena faktor usia.

Baca Juga: Ngeri! Leher Ibu di Prabumulih Digorok Anaknya

"Kereta ini menghantam dari belakang, jika melihat kondisi korban diperkirakan tidak mengetahui ada kereta lewat," ungkapnya.

Humas PT KAI Divre Palembang-Lampung Aida Suryanti mengatakan area atau jalur operasional merupakan areal yang tidak boleh dilintasi baik oleh pegawai atau warga karena jalur itu membahayakan.

"Jalur yang dilintasi korban karena di area tersebut sudah ada larangan dan juga pada saat kereta api lewat telah mengisyaratkan semboyan maupun klakson agar tidak ada yang melintas. Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak melewati/melintasi area/jalur operasional kereta api dan lebih waspada apabila akan melintas," tegasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait