alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Klarifikasi Dokter Tewas Usai Divaksin Covid 19, Dinkes: Itu Sakit Jantung

Tasmalinda Senin, 25 Januari 2021 | 16:48 WIB

Klarifikasi Dokter Tewas Usai Divaksin Covid 19, Dinkes: Itu Sakit Jantung
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock) Dinkes Palembang mengklarifikasi penyebab kematian.

Dinas Kesehatan kota Palembang memberikan penjelasan mengenai adanya dokter yang meninggal usai divaksin covid 19.

SuaraSumsel.id - Seorang dokter di Palembang, Sumatera Selatan,  Zamhari Farzal, (49) meninggal dunia, Jumat (22/1/2021) malam. Informasi duka ini pun sempat membuat masyarakat geger.

Dokter yang bekerja di Puskesmas 1 Ulu Palembang ditemukan dalam mobil yang terpakir di dalam kendaraan yang terparkir di depan mini market jalan Sultan Masyur Bukit Lama, Ilir Barat 1 Palembang, Jumat (22/1/2021), sekitar pukul 23.00 wib.

Informasi dari pihak keluarga, dokter memang usai divaksin dan ingin bekerja.  Ketika menuju puskesmas dengan melintas jembatan Musi VI pada malam hari, dokter Zamhari tidak lagi memberikan informasi kepada pihak keluarga.

Karena kehilangan kabar, akhirnya pihak keluarga mencari dengan menggunakan GPS. Informasi kematian ini pun dihubungkan dengan vaksinasi yang dilakukan sang dokter sehari sebelumnya.

Baca Juga: Jangan Pernah Divaksin Covid-19, Jika Dalam Kondisi Ini

Dilansir dari Sumselupdate (jaringan Suara.com), keluarga membenarkan jika dokter usai divaksin Sinovac Covid 19.

“Benar korban terakhir komunikasi ke keluarga bahwa Kamis habis vaksin dan ingin kerja. Karena sudah ada Jembatan Musi VI beliau terus lewat sanakan. Eh kami curiga kenapa korban tak ada kabar. Pas dicek korban sudah tewas di dalam mobil di halaman Minimarket Alfamart Jalan Sultan Mansyur,” ujar pria berkulit gelap yang menggunakan masker saat ditemui di RS Hasan Palembang.

Sementara Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kota Palembang, Yudhi Setiawan mengklarifikasi jika dokter memang sempat menjalani vaksinasi covid 19, Kamis (20/1/2021) atau tepatnya sebelum meninggal dunia, Jumat (22/1/2020).

Namun vaksin bukan merupakan penyebab kematiannya, dari hasil visum di RS Hasan Palembang diketahui, korban meninggal akibat kekerungan oksigen akibat serangan jantung.

"Lebih tepat karena penyakit jantung," ucapnya.

Baca Juga: 30 Puskesmas dan 7 Rumah Sakit di Gunungkidul Terima Vaksin Covid-19 Besok

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait