alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sultan di Kalbar Ini Lelang Koleksi Ikan Cupang bagi Donasi Korban Bencana

Tasmalinda Senin, 18 Januari 2021 | 12:36 WIB

Sultan di Kalbar Ini Lelang Koleksi Ikan Cupang bagi Donasi Korban Bencana
Ikan Cupang Kachen Worachai (twitter/@JArlogo)

Pangeran kesultanan Sambas, Kalimatan Barat (Kalbar) melelang koleksi ikan cupang bagi korban bencana alam.

SuaraSumsel.id - Bencana alam yang terjadi di Indoensia di awal tahun ini, menarik rasa solidaritas bagi sesama. Seorang bergelar pangeran di Kesultanan Sambas, Kalimantan Barat, Pangeran Ratu Muhammad Tarhan melelang ikan cupang koleksinya.

Ia melelang ikan cupang koleksinya seharga Rp 1 juta guna disalurkan pada korban bencana di Pulau Lekumutan.

Hal ini dibenarkan salah satu panitia lelang bagi donasi, Mama Legas seperti dilansir dari ANTARA, Minggu (17/1/2021).

"Beliau, pangeran ikut serta dalam acara lelang. sangat mendukung dan ikan cupang pangeran juga dilelang dengan harga tertinggi ikan pangeran Rp1 juta," ujarnya.

Baca Juga: Kenangan Gubernur Herman Deru Akan Sosok Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana

Ia menjelaskan bahwa lelang amal yang digelar selama tiga hari tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gelombang besar di Pulau Lemukutan, Bengkayang.

"Alhamdulillah lelang selama tiga malam terkumpul capai Rp12,370 juta. Kepada para pihak yang mendukung dan ikut donasi kami sangat ucapkan terima kasih," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa Betta Vespa di Kabupaten Sambas satu di antara pendukung yang berperan dalam kegiatan lelang amal tersebut.

"Komunitas tersebut memberikan ikannya untuk dilelangkan untuk amal," jelas dia.

Ikan cupang yang didonasikan untuk dilelang bagi korban bencana [Antara]
Ikan cupang yang didonasikan untuk dilelang bagi korban bencana [Antara]

Sebelumnya pada Rabu, 13 Januari 2021 Pulau Lumukutan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang terdampak angin kencang dan gelombang besar. Bencana tersebut merobohkan dan merusakkan rumah warga. Selain kerusakan yang dialami rumah warga juga termasuk dermaga di Teluk Cina, Melanau dan Tanjung Palembang.

Baca Juga: Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Sumsel Dimakamkan di Ogan Ilir

Setidaknya ada 10 unit rumah warga rusak berat dan 20 unit rumah warga rusak ringan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait