Terlambat Pesawat, Warga Lubuklinggau Terdata Penumpang Sriwijaya Air SJ182

Seorang warga Lubuklinggau, Rion Yogatama alias Ebod menjadi penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Tasmalinda
Minggu, 10 Januari 2021 | 08:14 WIB
Terlambat Pesawat, Warga Lubuklinggau Terdata Penumpang Sriwijaya Air SJ182
Petugas berjaga di Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182 di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (9/1/2021). [ANTARA FOTO/Fauzan]

SuaraSumsel.id - Pesawat Sriwijaya SJ 182 yang hilang kontak di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu juga diketahui ditumpangi oleh warga Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Rion Yogatama alias Ebod.

Diketahui Rion Yogotama alias Ebod bekerja di perusahaan telekomunikasi, sehingga keberadaannya sering berpindah-pindah kantor.

Rion akan balik ke Pontianak, Kalimantan karena usai mengisi waktu liburnya di Lubuklinggau di Sumatera Selatan.

Wakil Ketua DPRD Lubuklinggau, Suyitno yang juga paman Rion mengatakan keluarga mendapatkan informasi setelah ada kerabat yang mengomentari peristiwa pesawat hilang kontak tersebut.

Baca Juga:Tujuh Kapal dan Dua Heli Dikerahkan ke Lokasi Pesawat Sriwijaya Jatuh

“Setelah kroscek ternyata benar,” jelasnya, kepada suarasumsel.id, Sabtu (7/1/2020) malam.

Suyitno juga menjelaskan bahwa sebelum berangkat, Rion masih sempat kontak dengan istrinya.

“Soal kronologi dia bisa naik ke Sriwijaya itu, katanya gara-gara ketinggalan, makanya ganti pesawat,” jelasnya.

Ketua DPC PDIP Lubuklinggau ini juga menjelaskan bahwa Rion kerja di tower telekomunikasi. Sehingga sering berpindah-pindah.

“Pernah di Aceh, Pekan Baru, Bali,” jelasnya.

Baca Juga:Sriwijaya Air SJ 182 Hilang, Ambulans Standby di Dermaga Pelabuhan JICT

Rion diketahui anak pertama dari lima bersaudara. Bersama sang istri, kini Rion memiliki dua orang anak. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini