Pecinta sepak bola Tanah Air sempat digegerkan dengan kelakukan dua penggawa Timnas Indonesia U-19 Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian.
Keduanya melakukan tindakan indisipliner yang membuat Pelatih Shin Tae-yong geram dan mencoret mereka dari daftar.
Bagaimana tidak, disaat TC Timnas Indonesia U-19 sedang berlangsung Serdy dan Yudha tertangkap dugem.
Keduanya ketahuan, dari pantauan CCTV hotel, pulang ke hotel tempat menginap sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca Juga:Dibawa Shin Tae-yong ke Spanyol, Empat Pemain Persija Diminta Kejar Target
Akibat perbuatan tersebut Serdy pun dipecat klubnya Bhayangkara Solo FC. Sementara Yudha diharuskan menjalani perbaikan mental di pesantren oleh Barito Putera.
Blunder PSSI
PSSI melakukan blunder di tahun ini terkait pemilihan wakil Indonesia di Piala AFC 2021. Seakan tak mengetahui aturan, PSSI memutuskan wakil yang salah sehingga sampai ditolak AFC.
Awalnya PSSI mengumumkan bahwa Bali United dan Persija Jakarta akan menjadi perwakilannya di turnamen kasta kedua di Asia tersebut. Penunjukkan Persija inilah yang kemudian menuai polemik.
Slot ke Piala AFC 2021 seharusnya menjadi milik Bali United sebagai jawara Liga 1 2019 dan PSM Makassar kampiun Piala Indonesia 2018/2019. Namun, PSM tak bisa menjadi wakil lantaran tak mendapat lisensi AFC.
Baca Juga:Piala Dunia U-20 Ditunda, Shin Tae-yong Mungkin Ambil Alih Timnas U-16
Dalam aturannya, jika PSM tak bisa menjadi wakil, maka jatuh kepada peringkat tertinggi kompetisi (Liga 1). Itu berarti jatuh kepada Persebaya Surabaya. Namun, sama seperti PSM, Bajul Ijo –julukan Persebaya—tak lolos lisensi AFC.