alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bolehkah Gunakan Lebih dari Satu Jenis Vaksin Covid-19?

Risna Halidi | Lilis Varwati Selasa, 01 Desember 2020 | 07:00 WIB

Bolehkah Gunakan Lebih dari Satu Jenis Vaksin Covid-19?
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Di Indonesia terdapat beberapa jenis vaksin Covid-19 yang masih diteliti dan nantinya akan diberikan kepada masyarakat.

SuaraSumsel.id - Meski belum ada satupun vaksin Covid-19 yang diproduksi dan digunakan, tetapi diyakini kelak akan muncul produk vaksin Covid-19 dengan berbagai merek berbeda. 

Itu terjadi karena saat ini ada ratusan peneliti yang tengah melakukan pengembangan vaksin Covid-19 di berbagai belahan dunia.

Seorang vaksinolog sekaliguis dokter spesilis penyakit dalam, dr. Dirga Sakti Rambe Sp. PD., menjelaskan bahwa penelitian vaksin Covid-19 yang beragam dilakukan karena teknologi yang digunakan juga berbeda-beda. 

"Situasi pandemi memaksa ilmuan melakukan akselerasi namun tetap dengan protokol kesehatan. Dalam mengembangkan vaksin Covid-19 para Ilmuan memakai berbagai plaform yang berbeda-beda, dengan pendekatan berbeda. Masing-masing teknologi punya keunggulan dan kelemahan," jelas Dirga dalam webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (30/11/2020) kemarin.

Baca Juga: Produsen Vaksin Covid-19 AstraZeneca Diretas, Diduga dari Korea Utara

Sekalipun akan banyak merek vaksin Covid-19 yang beredar, kata Dirga, masyarakat bisa mendapatkan lebih dari satu jenis vaksin.

"WHO menetapkan vaksin Covid-19 efektivitas minimal 50 persen dianggap sudah cukup. Makin tinggi makin baik. Dengan berbagai merek dan kandidat vaksin, baik juga kalau kita memakai beberapa, tidak hanya satu. Dan itu sedang ditempuh pemerintah," kata Dirga.

"Jadi pemerintah telah bekerjasama dengan produsen vaksin tentunya dengan mengembangkan teknologi vaksin. Sehingga nanti akan ada beberapa merek vaksin yang kita gunakan. Intinya adalah semua merek vaksin yanh digunakan sudah dipastikan keamanan dan efektivitas yang ditetapkan oleh WHO," tambahnya. 

Di Indonesia terdapat beberapa jenis vaksin yang masih diteliti dan nantinya akan diberikan kepada masyarakat.

Pada penelitian vaksin Merah Putih sendiri akan terdapat enam merek vaksin yang masing-masing diteliti oleh empat universitas dan dua lembaga penelitian dengan platform berbeda-beda. Selain itu, Indonesia juga terlibat dalam uji klinis penelitian vaksin Covid-19 Sinovac dari China.

Baca Juga: Dokter Reisa: Vaksin Upaya Pencegahan, Diberikan Saat Kita Sehat

Dokter Dirga menyampaikan, hal yang terpenting dari vaksin adalah dipastikan keamanan dan efektifitasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait