Bagaimana Mengatur Gaji Rp5 Juta Untuk Masa Depan Anda? Ini Tipsnya

Bagaimana mengatur penghasilan guna mempersiapkan masa depan, terutama bagi yang bekeluarga.

Tasmalinda
Kamis, 05 November 2020 | 09:13 WIB
Bagaimana Mengatur Gaji Rp5 Juta Untuk Masa Depan Anda? Ini Tipsnya

SuaraSumsel.id - Standar penghasilan di kota-kota besar dengan nilai Rp5 juta kerap dinilai tidak cukup guna memenuhi kebutuhan bulanan anda. Apalagi mempersiapkan masa depan, misalnya berkeluarga dan kebutuhan pendidikan hingga rekreasi anak-anak.

Namun dengan gaji Rp5 juta sebenarnya anda sudah bisa mempersiapkan hal tersebut. Berikut, tips perencanaan keuangan dari Lifepal.co.id cara mengelola uang dengan gaji tunggal Rp 5 juta per bulan, misalnya pun sudah memiliki istri.

1. Gunakan sistem zero budgeting untuk mengatur pengeluaran bulanan dan tahunan

Tips perencanaan keuangan untuk pasutri tanpa anak bergaji Rp 5 juta sebulan: Gunakan sistem zero budgeting untuk mengatur pengeluaran bulanan dan tahunan.

Baca Juga:Buat Kebijakan Beda Sendiri Soal UMP 2021, Anies Klaim Tak Langgar Aturan

Tidak dipungkiri besarnya pengeluaran akan menentukan segalanya, mulai dari standar hidup saat ini, perkiraan hidup di masa tua, hingga besarnya uang pertanggungan asuransi yang kita butuhkan.

Catatlah pengeluaran Anda sedetail mungkin. Gunakan metode zero budgeting seperti yang tertera di tabel atas untuk mencatat pengeluaran Anda.

Pertama, jumlahkan pengeluaran rutin setiap bulan.

Pengeluaran terbagi menjadi dua yaitu pengeluaran tetap dan variabel (tidak tetap). Setelah semuanya dijumlahkan, hitung nilai arus kas bersih dari selisih total pendapatan dan pengeluaran.

Lantas, apalagi yang perlu Anda lakukan agar  perencanaan keuangan berjalan dengan baik dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga kecil Anda? Simak di halaman selanjutnya.

Baca Juga:Pemprov DKI: Usaha Kesehatan Hingga Telekomunikasi Wajib Naikan Upah 2021

2. Tidak perlu menambah utang yang bersifat “konsumtif”

Utang konsumtif hanya akan menambah pengeluaran pasif Anda serta mengurangi jumlah kekayaan bersih.

Tidak ada salahnya berutang, asalkan utang yang Anda miliki adalah utang produktif. Beberapa contoh utang produktif adalah, utang pembelian aset yang tak mengalami depresiasi harga seperti rumah atau logam mulia, maupun utang untuk modal usaha.

Pastikan juga bahwa cicilan utang yang harus dibayarkan setiap bulan, tidak melebihi 35% dari penghasilan Anda.

Bila Anda memutuskan untuk membeli rumah secara kredit, tempatilah rumah tersebut agar rumah baru yang Anda beli menjadi lebih terawat.

Ilustrasi uang koin. (Pixabay/Nattanan Kanchanaprat)
Ilustrasi uang koin. (Pixabay/Nattanan Kanchanaprat)

3. Tambah penghasilan bulanan Anda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak