Momentum Mensyiarkan, Ini Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW boleh dirayakan namun dengan cara yang baik

Tasmalinda
Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:27 WIB
Momentum Mensyiarkan, Ini Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (24/12/2018).

SuaraSumsel.id - Ulama Indonesia, Quraish Shihab menyebutkan umat islam boleh merayakan Maulid Nabi Muhammad namun dengan cara kebaikan.

Hanya saja Quraish Shihab mengatakan masih terdapat pro dan kontra perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Sebab memperingati Maulid Nabi sendiri bukan ibadah murni, namun tetap mendapat pahala lantaran telah mensyiarkan Nabi Muhammad kepada banyak orang.

Quraish Shihab berpendapat, sebelum mencintai sesuatu, seseorang harus terlebih dulu mengenal dan memahaminya.

Baca Juga:Ahli Epidemiologi Unsri : Libur Panjang Ini, Lebih Baik Liburan di Rumah

Dengan merayakan Maulid, orang lain menjadi kenal dengan Nabi Muhammad.

“Jangankan membicarakan tentang kehebatan Nabi, atau tentang ajaran Nabi. Maaf-maaf, hubungan mesra antara suami istri itu dapat pahala. Apalagi ini (Maulid Nabi),” ujar Quraish Shihab.

Lebih jauh, tokoh intelektual Islam sekaligus pendiri Pusat Studi Al Quran itu memastikan, Nabi Muhammad sendiri juga ‘merayakan’ hari kelahirannya dengan berpuasa.

Maka, secara tak langsung Quraish berpendapat, merayakan hari kelahiran sebenarnya tak masalah asalkan melalui cara-cara baik.

“Dalam Shahih Muslim ditanya Nabi ‘kenapa Nabi berpuasa pada hari Senin?’ Beliau menjawab ‘itulah di mana hari aku lahir,” terang ia.

Baca Juga:Satgas Covid-19 Minta Pemda Awasi Perayaan Maulid Nabi Sesuai Protokol

Quraish Shihab (jepretan instagram Quraish Shihab)
Quraish Shihab (jepretan instagram Quraish Shihab)

Pada kesempatan yang sama, Quraish Shihab mengatakan, perayaan Maulid Nabi sebenarnya sudah ada sejak lama, namun baru dibuat meriah pada zaman Dinasti Abbasiyah. Khususnya, di masa kekhalifahan Al-Hakim Billah.

“Dia (Al-Hakim Billah) merayakan Maulid Nabi dengan keluar bersama permaisuri dengan mengenaikan pakaian yang indah,” kata dia.

Di Indonesia, Maulid Nabi biasanya diperingati dengan berbagai bentuk perayaan.
Setiap daerah atau budaya memiliki cara tersendiri mengenang kelahiran sosok paling berpengaruh dalam ajaran Islam tersebut.

Sumber : suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak