Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mengobati Kangen! Ada Babe Benyamin di Google Doodle

Tasmalinda Selasa, 22 September 2020 | 09:35 WIB

Mengobati Kangen! Ada Babe Benyamin di Google Doodle
Google Doodle Benyamin Sueb. [Screenshot/Google]

Laman depan Google hari ini menghadirkan Benyamin Sueb. Pada hari ini di tahun 2018, Jakarta meresmikan Taman Benyamin Sueb

SuaraSumsel.id - Aktor Indonesia yang ikonik ini tiba-tiba muncul di lama Google hari ini. Betapa tidak, bagi generasi sebelum tahun 1990, Babe Benyamin sangat lekat diingatan.

Seolah mengobati kangen, mengenang babe lewat debut film Si Doel Anak Sekolahan. Akting Benyamin begitu kental mengenalkan budaya masyarakat betawi dan pentingnya arti pendidikan.

Komedian, penyanyi, penulis lagu, sutradara sekaligus produser, muncul dalam doodle di halaman utama pencarian pada hari ini, Selasa (22/9/2020).

Benyamin Sueb dikenal sebagai salah satu tokoh yang memperjuangkan budaya Betawi di Indonesia dan menjadi bintang lebih dari 50 film serta komposer lebih dari 300 lagu original.

Pada hari ini di tahun 2018, Jakarta meresmikan Taman Benyamin Sueb, sebuah pusat budaya yang didedikasikan untuk menjunjung tinggi warisan budaya Betawi yang sangat dicurahkan Benyamin Sueb dalam hidupnya.

Doodle yang diilustrasikan oleh seniman asal Indonesia, Isa Indra Permana tersebut menampilkan tokoh Benyamin Sueb, yang muncul dalam huruf G mengenakan peci dan sarung yang melingkar di lehernya, serta menampilkan hal-hal lain yang terkait dengan Benyamin Sueb, seperti gulungan film hingga ondel-ondel.

Dilansir dari laman resmi Google doodle, Benyamin Sueb lahir pada 5 Maret 1939 di Batavia, yang kini telah menjadi Jakarta.

Keluarga Si Doel ziarah ke makam Benyamin Sueb. [Herwanto/Suara.com]
Keluarga Si Doel ziarah ke makam Benyamin Sueb. [Herwanto/Suara.com]

Ia pertama kali memasuki dunia musik pada tahun 1950-an sebagai anggota dari "Melody Boys", sebuah band yang menarik berbagai pengaruh internasional.

Benyamin Sueb kemudian mengandalkan idiom musik Betawi yang lebih tradisional untuk menulis lagu hits, seperti Nonton Bioskop, Hujan Gerimis, dan membantu merevitalisasi gaya gabang kromong melalui lagu-lagu kesayangan, seperti Ondel-Ondel.

Karier akting Benyamin Sueb dimulai pada awal tahun 70-an dan melalui lensa film komedi, ia dikreditkan dengan melukis penggambaran budaya Betawi yang lebih akurat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait