Tasmalinda
Jum'at, 06 November 2026 | 07:20 WIB
Pekerja Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju mempresentasikan inovasi dalam ajang Final Forum Inovasi Mutu
Baca 10 detik
  • Sebanyak 180 gugus pekerja Kilang Plaju mengembangkan berbagai inovasi efisiensi melalui program Continuous Improvement Program 2026.
  • Sebanyak 36 gugus pekerja berhasil meraih predikat Gold, Silver, dan Bronze dalam ajang inovasi tersebut.
  • Inovasi pekerja bertujuan meningkatkan keandalan operasional, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, serta mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan.

Rinciannya terdiri dari 19 gugus dengan predikat Gold, sembilan gugus Silver, dan delapan gugus Bronze. Sementara itu, 21 gugus lainnya tercatat dalam kategori Non-Kategori.

Khabibullah mengatakan, gagasan yang dikembangkan melalui program CIP diharapkan tidak berhenti pada tahap presentasi maupun penilaian. Inovasi tersebut perlu terus dikembangkan agar dapat diterapkan sesuai kebutuhan operasional perusahaan.

“Kami berharap semangat berinovasi ini tidak hanya tumbuh selama penyelenggaraan CIP, tetapi menjadi bagian dari keseharian dalam bekerja. Predikat yang diraih tentu menjadi bentuk apresiasi, namun yang tidak kalah penting adalah proses belajar, keberanian untuk mencoba, serta kemauan untuk saling berbagi pengetahuan,” katanya.

Melalui program perbaikan berkelanjutan ini, Kilang Plaju mendorong keterlibatan pekerja dalam menciptakan proses operasional yang lebih andal, efisien, dan aman.

Perusahaan juga mengaitkan pengembangan inovasi tersebut dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-9 mengenai industri, inovasi, dan infrastruktur, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Bagi industri pengolahan energi, inovasi di tingkat operasional menjadi salah satu upaya untuk menjaga keandalan fasilitas sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional.

Load More