- Tiga warga termasuk ketua RT dan RW mengalami luka serius akibat dibacok sekelompok orang saat pengukuran tanah sengketa di Palembang, Senin (2/11/2026).
- Konflik lahan yang berujung aksi kekerasan dan perusakan tersebut diketahui telah berlangsung sejak tahun 2018 silam.
- Polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara serta mengantongi identitas terduga pelaku untuk proses hukum selanjutnya.
SuaraSumsel.id - Persoalan sengketa tanah di Jalan Pertahanan Ujung, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, berujung aksi kekerasan. Tiga warga menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang bersenjata tajam pada Senin (2/11/2026) pagi.
Dua dari tiga korban merupakan Ketua RT dan Ketua RW setempat. Mereka adalah M Al Hadi dan Hafiz, sementara satu korban lainnya merupakan warga bernama Arfani. Ketiganya mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, ketika berlangsung kegiatan pengukuran lahan yang tengah menjadi objek sengketa. Informasi mengenai kronologi ini disampaikan Titis Rachmawati, kuasa hukum dua korban, Al Hadi dan Hafiz.
Menurut Titis, para korban diduga diserang sekelompok orang. Penyerangan itu tidak hanya mengakibatkan tiga warga terluka, tetapi juga disertai dugaan perusakan rumah dan kendaraan milik keluarga korban.
Al Hadi disebut mengalami empat luka bacok di bagian belakang tubuh dan tujuh luka tusuk. Sementara Hafiz mengalami luka tusuk di bagian perut, sedangkan Arfani mengalami luka bacok di bagian betis.
Kondisi para korban dilaporkan cukup serius sehingga membutuhkan penanganan medis, termasuk tindakan operasi.
Sengketa Tanah Disebut Berlangsung Sejak 2018
Persoalan tanah yang diduga menjadi latar belakang penyerangan tersebut ternyata bukan masalah baru. Kapolsek Seberang Ulu II Palembang Kompol Dedi Rahmat Hidayat mengatakan, berdasarkan pendalaman sementara, kasus pengeroyokan dan pembacokan itu berkaitan dengan sengketa tanah yang telah berlangsung sejak 2018.
Artinya, konflik lahan tersebut telah berjalan sekitar delapan tahun sebelum akhirnya diwarnai aksi kekerasan.
Baca Juga: Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
Sementara itu, Titis menyebut sehari sebelum kejadian, seorang perempuan bernama Ratna Juwita sempat mendatangi Polsek Seberang Ulu II. Kedatangannya disebut berkaitan dengan rencana pengukuran tanah di lokasi sengketa.
Titis mengaku sempat menghubungi Kapolsek untuk mengingatkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Namun, menurut keterangannya, penyerangan justru terjadi ketika kegiatan pengukuran lahan berlangsung pada Senin pagi.
Titis menegaskan persoalan kepemilikan tanah tersebut telah ditempuh melalui jalur hukum. Karena itu, ia meminta dugaan kekerasan yang terjadi diproses sebagai perkara pidana.
Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku
Setelah kejadian, pihak keluarga korban melaporkan dugaan pengeroyokan dan penganiayaan tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang pada Senin siang.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data
-
KAI Palembang Salurkan Rp180 Juta untuk Bedah Rumah 3 Warga, Total CSR Tembus Rp1,39 Miliar
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan
-
4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak