- Hujan dan angin kencang di Kambang Iwak Palembang menyebabkan pohon tumbang menimpa kabel listrik pada Minggu (1/11/2026).
- Dinas Perkimtan Palembang mengerahkan petugas untuk evakuasi serta berencana menggandeng tenaga ahli memeriksa pohon tua.
- Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan pohon yang berpotensi tumbang kepada petugas.
SuaraSumsel.id - Hujan yang mengguyur Kota Palembang pada Minggu (1/11/2026) disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon besar tumbang di kawasan Kambang Iwak. Peristiwa ini kembali mengingatkan potensi bahaya pohon tua di ruang publik, terutama saat memasuki musim hujan.
Pohon tersebut tumbang sekitar pukul 13.50 WIB di belakang Rumah Dinas Wali Kota Palembang. Batang pohon dilaporkan menimpa kabel listrik sehingga petugas harus melakukan penanganan untuk membersihkan lokasi dan menormalkan kembali aliran listrik.
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang langsung menerjunkan petugas untuk mengevakuasi pohon. Pemangkasan dan pembersihan dilakukan agar sisa batang maupun ranting tidak mengganggu aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas.
Kejadian di salah satu kawasan ruang terbuka hijau Palembang ini menjadi perhatian karena musim hujan mulai berlangsung. Pohon-pohon berukuran besar dan berusia tua perlu diperiksa untuk memastikan kondisinya aman bagi warga.
Perkimtan gandeng tim ahli periksa pohon tua
Kepala Dinas Perkimtan Kota Palembang mengatakan pihaknya akan memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi pohon tumbang. Salah satunya dengan menggandeng tenaga ahli untuk memeriksa kondisi pohon-pohon besar yang sudah berusia tua.
Pemeriksaan akan melibatkan tenaga ahli dari bidang pertanian maupun tanaman. Mereka akan membantu mengidentifikasi pohon yang akarnya tidak lagi kuat atau memiliki kondisi fisik yang berpotensi membahayakan.
Kawasan Kambang Iwak menjadi salah satu lokasi yang masuk perhatian. Pemeriksaan juga direncanakan menjangkau sejumlah wilayah lain, termasuk Seberang Ulu, Demang Lebar Daun, Kolonel Barlian, dan sekitarnya.
Selain pemeriksaan, Perkimtan telah melakukan pemangkasan ranting pohon yang dinilai berpotensi membahayakan. Kegiatan tersebut antara lain berlangsung di kawasan Demang, Angkatan 45, Kambang Iwak, dan Jalan Merdeka.
Baca Juga: Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
Langkah ini penting karena kondisi pohon tidak selalu dapat dinilai hanya dari penampilan bagian luarnya. Kekuatan batang, kondisi akar, dan kemungkinan pelapukan bagian dalam perlu menjadi bagian dari pemeriksaan.
Untuk mendukung pemeliharaan pohon dan penanganan kejadian pohon tumbang, Perkimtan Palembang saat ini memiliki sembilan unit dump truck dan tujuh unit crane.
Seluruh armada tersebut dipastikan dalam kondisi berfungsi dan siap digunakan untuk mendukung penanganan di lapangan.
Kesiapan peralatan menjadi salah satu faktor penting ketika pohon tumbang menghalangi jalan, menimpa kendaraan, atau mengenai jaringan listrik. Namun, upaya pencegahan tetap diperlukan agar penanganan tidak hanya dilakukan setelah kejadian.
Perkimtan juga mengajak masyarakat melaporkan pohon yang terlihat tua, rapuh, atau berpotensi tumbang. Warga dapat menyampaikan informasi kepada dinas agar petugas melakukan pengecekan langsung dan menentukan apakah pohon tersebut perlu mendapat penanganan khusus.
Ancaman pohon tumbang perlu diantisipasi sebelum hujan deras
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data
-
KAI Palembang Salurkan Rp180 Juta untuk Bedah Rumah 3 Warga, Total CSR Tembus Rp1,39 Miliar
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim
-
Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin