- Anggota Polri berinisial WP ditahan karena diduga membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Siak pada Oktober 2026.
- Polda Riau sedang melakukan observasi kejiwaan mendalam terhadap WP yang memiliki riwayat gangguan skizofrenia.
- Kompolnas meminta peningkatan pengawasan psikologis personel, sementara WP terancam sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.
Kronologi Kematian Farida Hanum Terungkap dari Kecurigaan Warga
Farida Hanum sebelumnya ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (27/10/2026) pagi.
Peristiwa itu pertama kali terungkap setelah seorang saksi merasa curiga terhadap perilaku WP. Sekitar pukul 06.30 WIB, WP diketahui keluar dari rumah. Sebelum pergi, ia sempat menyampaikan kepada saksi bahwa ibunya sedang tidur dengan nyaman.
Setelah itu, WP mendatangi tetangga untuk meminta uang tunai. Ia kemudian meminta bantuan warga agar diantarkan menuju kawasan Pasar Sungai Apit.
Perilaku tersebut membuat saksi dan warga sekitar curiga. Mereka kemudian memeriksa rumah korban yang pintunya diketahui tidak terkunci. Saat masuk ke dalam rumah, saksi menemukan Farida dalam kondisi telungkup dan tidak bernyawa di atas kasur ruang televisi. Di sekitar tubuh dan pakaian korban juga ditemukan ceceran darah.
Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Sungai Apit. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan WP untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam penanganan awal, kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dua bilah pisau yang ditemukan di lokasi.
Terancam Pemberhentian Tidak dengan Hormat
Selain proses pidana, Polda Riau memastikan WP akan menjalani proses penegakan Kode Etik Profesi Polri. Kapolda Riau menyatakan sanksi terberat yang dapat dijatuhkan apabila pelanggaran terbukti adalah pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Sementara itu, proses pidana tetap berjalan dan penentuan kesalahan menjadi kewenangan pengadilan.
Baca Juga: Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala
Hingga perkembangan terakhir, penyidik masih mendalami perkara tersebut dan observasi kejiwaan WP belum menghasilkan kesimpulan medis yang diumumkan kepada publik.
Penanganan kasus ini kini berjalan melalui dua jalur, yakni penyidikan dugaan tindak pidana dan pemeriksaan etik terhadap status WP sebagai anggota Polri.
Berita Terkait
-
Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala
-
Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Janji Lolos Bintara Polri, 2 Polisi Jambi Diduga Tipu 12 Orang hingga Rp7,81 Miliar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi