- Kebakaran hutan melanda sekitar 2.300 hektare Suaka Margasatwa Padang Sugihan di Kabupaten Banyuasin sejak 26 Agustus 2026.
- Pemerintah memastikan perlindungan terhadap 29 gajah binaan dan 142 gajah liar di kawasan tersebut tetap diutamakan.
- Sumatera Selatan menetapkan status siaga darurat karhutla hingga 30 November 2026 guna mengantisipasi ancaman musim kemarau.
SuaraSumsel.id - Di tengah kepungan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, ada satu pertanyaan yang ikut mengemuka yakni bagaimana nasib gajah-gajah yang hidup di kawasan hutan yang terbakar?
Pertanyaan itu menjadi penting setelah karhutla melanda kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin. Pemerintah memastikan habitat gajah di kawasan tersebut tetap mendapat perlindungan meski penanganan kebakaran masih menjadi pekerjaan besar.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebelumnya meninjau langsung penanganan karhutla di kawasan SM Padang Sugihan. Kebakaran yang berlangsung sejak 26 Agustus 2026 tersebut dilaporkan telah membakar sekitar 2.300 hektare kawasan berdasarkan data per 6 September. Di kawasan itu terdapat 29 gajah binaan dan 142 gajah liar.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan perlindungan terhadap habitat satwa tetap menjadi bagian dari penanganan karhutla.
Hal ini menjadi perhatian karena Padang Sugihan bukan sekadar kawasan yang harus diselamatkan dari api, tetapi juga merupakan ruang hidup bagi populasi gajah sumatera.
Bukan Sekadar Memadamkan Api
Penanganan karhutla di kawasan habitat gajah memiliki tantangan berbeda. Api yang masuk ke kawasan konservasi tidak hanya mengancam vegetasi dan lahan gambut, tetapi juga dapat mengganggu ruang jelajah satwa.
Karena itu, upaya pemadaman sekaligus perlindungan habitat harus berjalan beriringan.
Sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan juga memperketat pengamanan habitat gajah di SM Padang Sugihan agar tidak terdampak karhutla. BKSDA bahkan memperkuat patroli untuk mencegah api mendekati kawasan habitat satwa tersebut.
Baca Juga: 60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
Langkah tersebut menunjukkan bahwa persoalan karhutla di Padang Sugihan bukan hanya mengenai berapa hektare lahan yang terbakar.
Ada ekosistem yang ikut dipertaruhkan. Ada Gajah Liar yang Harus Dilindungi Padang Sugihan menjadi salah satu kawasan penting bagi gajah sumatera di Sumatera Selatan.
Data yang disampaikan dalam penanganan karhutla terbaru mencatat terdapat 29 gajah binaan dan 142 gajah liar di kawasan tersebut. Keberadaan gajah liar membuat perlindungan kawasan menjadi semakin kompleks.
Satwa tidak mengenal batas administrasi ketika mencari makanan, air, maupun tempat berlindung. Ketika habitat terganggu oleh kebakaran, ruang hidup mereka ikut terpengaruh.
Karena itu, memastikan api tidak menjalar ke habitat gajah menjadi bagian penting dari penanganan karhutla.
Karhutla Belum Berakhir, Habitat Gajah Tetap Dijaga
Tag
Berita Terkait
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Haru dari Hutan Sumsel: Bayi Gajah Betina Lahir Sehat, Mama Ronika Setia Mendampingi
-
Gajah Sumatera dan Manusia: 2.500 Tahun Persahabatan yang Kini Terancam Punah
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?
-
Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?
-
3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya
-
Karhutla Padang Sugihan Ancam Habitat Gajah Sumatera, 2.300 Hektare Lahan Terbakar
-
Istri Bunuh Suami di OKI, Terungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Anton Tewas