- Bayi gajah Sumatera betina lahir sehat di PKG Jalur 21 Padang Sugihan pada Rabu dini hari, 4 Desember 2025.
- Bayi gajah dengan bobot 89 kilogram segera berdiri dan menyusu, induknya Mama Ronika juga dalam kondisi stabil.
- Kelahiran ini menambah total gajah jinak di Padang Sugihan menjadi 29 individu, menandakan sukses konservasi.
SuaraSumsel.id - Kabar menggembirakan datang dari Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan. Seekor bayi gajah Sumatera berjenis kelamin betina lahir dalam kondisi sehat pada Rabu dini hari, 4 Desember 2025, membawa harapan baru bagi upaya pelestarian satwa dilindungi tersebut.
Proses kelahiran berlangsung secara alami di kawasan konservasi Padang Sugihan, diperkirakan terjadi antara pukul 00.00 hingga 03.00 WIB. Kekinian, bayi gajah Sumatera tersebut diberi nama Rohmah.
Bayi gajah ini lahir dari induk betina bernama Mama Ronika, dengan indukan jantan Papa Gapula. Saat pertama kali dilahirkan, bobot tubuhnya tercatat sekitar 89 kilogram. Kondisi fisiknya dinilai sangat baik karena tak lama setelah lahir, bayi gajah tersebut sudah mampu berdiri dan langsung menyusu kepada induknya.
Pasca melahirkan, kondisi Mama Ronika juga terpantau stabil. Induk gajah ini menunjukkan pernapasan yang teratur, responsif terhadap kehadiran dokter hewan dan mahout, serta tidak menampakkan tanda-tanda stres.
Naluri keibuannya terlihat kuat sejak awal, ditunjukkan dengan cara ia dengan tenang membimbing anaknya untuk menyusu dan menjaga kedekatan fisik. Ikatan induk dan anak pun terbentuk secara optimal sejak jam-jam pertama kelahiran.
Tim dokter hewan dan mahout PKG Jalur 21 langsung melakukan pemantauan intensif setelah kelahiran. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi bayi gajah tetap stabil, mulai dari pengamatan suhu tubuh, pernapasan, hingga respons perilaku.
Pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh setiap hari, disertai pencatatan perkembangan fisiologis dan perilaku bayi gajah. Selain itu, lingkungan kandang dijaga agar tetap aman dan nyaman, sementara asupan nutrisi induk diatur secara khusus guna mendukung produksi susu sekaligus pemulihan pascamelahirkan.
Kepala Resor PKG Jalur 21 Padang Sugihan, Merius, memastikan seluruh rangkaian penanganan dilakukan sesuai standar konservasi dan kesehatan satwa. Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan serta kesejahteraan induk dan anak selama masa kritis pascakelahiran.
Bayi gajah yang baru lahir ini merupakan gajah jinak binaan di PKG Jalur 21. Dengan kelahiran tersebut, jumlah gajah jinak yang berada di kawasan konservasi Padang Sugihan kini bertambah menjadi 29 individu.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Perkuat Gerakan Hijau Lewat Program 1 Tree 1 Employee
Sementara itu, estimasi populasi gajah liar dan jinak di kawasan kantong habitat gajah Sugihan–Simpang Heran diperkirakan mencapai sekitar 141 individu.
Kehadiran bayi gajah baru ini semakin menegaskan peran Padang Sugihan sebagai salah satu benteng penting pelestarian gajah Sumatera di Sumatera Selatan. Lebih dari sekadar kabar bahagia, kelahiran ini menjadi simbol keberhasilan kerja konservasi yang dilakukan secara konsisten melalui kolaborasi antara tenaga medis satwa, mahout, dan pengelola kawasan.
Di tengah tantangan penyusutan habitat dan potensi konflik antara satwa dan manusia, setiap kelahiran gajah menjadi penanda harapan akan keberlanjutan spesies ini di alam. Dukungan berkelanjutan, baik melalui edukasi publik maupun perlindungan habitat, tetap menjadi kunci agar kabar baik serupa terus hadir di masa mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Gerakan Hijau Lewat Program 1 Tree 1 Employee
-
Benteng Kuto Besak Palembang: Kisah Sejarah, Mitos, dan Spot Senja Paling Ikonik
-
Bank Sumsel Babel Sabet Juara II BERES Award 2025, Tegaskan Dukungan bagi Pembangunan Daerah
-
Kondisi Terkini Banjir di Prabumulih: Ribuan Warga Terdampak, Evakuasi Masih Berlangsung
-
Bank Sumsel Babel Hadir Lebih Dekat bagi Masyarakat Pulau Rimau melalui Kantor Kas Baru
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional