- PTBA membukukan pendapatan Rp22,03 triliun dan laba bersih Rp2,65 triliun pada Semester I 2026.
- Perusahaan mencatat produksi 19,45 juta ton dan penjualan 21,10 juta ton batu bara selama periode tersebut.
- Progres proyek jalur angkutan Tanjung Enim-Kramasan telah mencapai sekitar 93 persen pada semester pertama 2026.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mencatatkan pertumbuhan kinerja pada Semester I 2026 dengan membukukan pendapatan Rp22,03 triliun dan laba bersih Rp2,65 triliun. Di tengah penguatan bisnis batu bara, anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID ini juga terus memperluas portofolio melalui pengembangan infrastruktur, hilirisasi, dan energi terbarukan untuk menopang pertumbuhan jangka panjang.
Pendapatan PTBA pada Semester I 2026 meningkat 8 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Sementara laba bersih tumbuh 218 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan capaian tersebut menjadi fondasi bagi perseroan untuk melanjutkan pertumbuhan melalui penguatan bisnis inti sekaligus pengembangan sumber pertumbuhan baru.
“Memasuki periode dengan kondisi operasional yang lebih kondusif, Perseroan berhasil mendorong pemulihan kinerja produksi sekaligus memperkuat penjualan ekspor, baik secara kuartalan maupun tahunan. Momentum penguatan harga batu bara global kami manfaatkan melalui strategi penjualan yang adaptif, disertai program efisiensi untuk menjaga disiplin biaya,” ujar Bambang.
Kinerja tersebut didukung pemulihan operasional pada kuartal II 2026, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batu bara.
Secara operasional, PTBA mencatatkan produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton dengan penjualan mencapai 21,10 juta ton selama Semester I 2026.
Penjualan ekspor mencapai 10,33 juta ton atau meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand menjadi sejumlah negara tujuan utama ekspor PTBA.
Sementara penjualan domestik mencapai 10,77 juta ton atau sekitar 51 persen dari total penjualan.
Harga Batu Bara Menguat, ASP PTBA Naik 10 Persen
Baca Juga: PTBA Bantu Sediakan Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur
Penguatan harga batu bara turut memberikan kontribusi terhadap kinerja PTBA selama Semester I 2026.
Newcastle Index tercatat meningkat 25 persen secara tahunan, sementara ICI-3 naik 15 persen. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) PTBA sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penguatan harga dan strategi penjualan adaptif tersebut mendukung peningkatan pendapatan dan profitabilitas perseroan di tengah dinamika volume produksi dan penjualan.
Namun, PTBA tidak hanya mengandalkan penguatan harga komoditas untuk menjaga pertumbuhan. Perseroan juga mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat rantai pasok sebagai bagian dari strategi meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis.
Proyek Tanjung Enim-Kramasan Capai Progres 93 Persen
Salah satu proyek strategis yang terus dikebut PTBA adalah pengembangan jalur angkutan batu bara Tanjung Enim-Kramasan.
Berita Terkait
-
PTBA Bantu Sediakan Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur
-
Anak Usaha PTBA, HBAP Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
-
Dari Menganggur hingga Panen Telur, Amat Rasakan Manfaat Program Ayam Petelur PTBA
-
HUT ke-81 RI, PTBA dan MIND ID Group Salurkan Bantuan untuk Veteran di Sumsel dan Lampung
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi
-
Bulan Literasi Keuangan, OVO Finansial dan OJK Dorong UMKM Palembang Naik Kelas lewat Teras Perwira
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Sultan Muda Goes to OKU Timur, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan