- JNE Palembang menggelar Media Gathering keempat bersama insan pers pada Kamis (10/9/2026).
- Pemilik Pempek Diva, Euis Novieliyani, menggunakan JNE sejak 2019 karena profesionalisme dan kecepatan layanannya.
- Public Relation Region Sumatera JNE, Khairul Tanjung, menilai media penting untuk komunikasi dan akurasi informasi.
SuaraSumsel.id - Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan strategi pemasaran. Kemampuan menjangkau konsumen hingga ke berbagai daerah juga menjadi bagian penting dalam pertumbuhan sebuah usaha.
Peran tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Media Gathering JNE Palembang yang digelar bersama insan media di Kota Palembang, Kamis (10/9/2026).
Tak sekadar menjadi agenda silaturahmi dengan awak media, kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan tahun keempat ini juga mengangkat cerita pelaku UMKM lokal tentang pentingnya layanan logistik dalam mengembangkan pasar.
Dalam sesi Ngobrol JNE, pemilik Pempek Diva Palembang, Euis Novieliyani, berbagi pengalaman perjalanan usahanya bersama JNE. Ia mengaku telah menggunakan layanan JNE sejak 2019, bahkan sebelum Pempek Diva berkembang seperti saat ini. "Saya sudah menggunakan JNE sejak 2019. Bahkan sebelum Pempek Diva ini lahir," ujar Euis.
Bagi pelaku UMKM, menurut Euis, memilih jasa pengiriman bukan hanya soal mencari tarif paling murah. Kecepatan pelayanan, komunikasi, serta respons ketika terjadi kendala menjadi pertimbangan penting, terutama bagi usaha kuliner yang melayani pelanggan dari berbagai daerah.
"Sebenarnya kalau soal harga, banyak yang jauh lebih murah. Tapi kenapa saya memilih JNE, karena saya melihat JNE profesional dan bertanggung jawab," katanya.
Logistik Jadi Bagian Penting Pertumbuhan UMKM
Perkembangan bisnis digital telah membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Namun, peluang tersebut juga membutuhkan dukungan sistem pengiriman yang mampu menghubungkan produk lokal dengan pelanggan di berbagai wilayah.
Bagi Euis, layanan pengiriman menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan usaha kuliner yang dijalankannya.
Baca Juga: Demi UMKM Naik Kelas, Kepala Unit BRI Rela Tempuh Jalan Berlumpur di Rantau Prapat
Kecepatan respons ketika terjadi kendala juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan, terutama dalam pengiriman produk makanan. "Kalau ada trouble, JNE itu langsung dan cekatan. Jadi kita tidak dibiarkan begitu saja," ujarnya.
Cerita Pempek Diva menjadi salah satu gambaran bagaimana UMKM lokal membutuhkan ekosistem yang saling mendukung, mulai dari kualitas produk, pemasaran, hingga layanan logistik.
Hal ini juga semakin relevan bagi UMKM Sumatera Selatan yang terus didorong untuk memperluas pasar melalui digitalisasi dan penguatan akses pasar.
Media Gathering JNE Masuki Tahun Keempat
Public Relation Region Sumatera JNE, Khairul Tanjung, mengatakan Media Gathering bersama insan pers di Palembang telah memasuki tahun keempat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga membuka komunikasi antara JNE, media, pelanggan, dan masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, komunikasi yang sehat menjadi semakin penting.
Berita Terkait
-
Demi UMKM Naik Kelas, Kepala Unit BRI Rela Tempuh Jalan Berlumpur di Rantau Prapat
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional