Tasmalinda
Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB
Pelajar Palembang biral usai pamer revolver saat konvoi
Baca 10 detik
  • Seorang pelajar di Palembang diamankan polisi setelah videonya memamerkan senjata api rakitan saat konvoi viral.
  • Polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan satu butir amunisi dari kontrakan pelaku.
  • Pelajar tersebut mengaku membeli senjata ilegal itu melalui Facebook menggunakan uang jajan demi gaya-gayaan semata.

SuaraSumsel.id - Video yang memperlihatkan seorang pelajar diduga memamerkan senjata api rakitan (senpira) saat mengikuti konvoi di Palembang mendadak viral di media sosial. Aksi tersebut memicu kekhawatiran karena melibatkan pelajar yang diduga membawa benda menyerupai revolver di tengah iring-iringan kendaraan.

Video itu beredar luas setelah diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang remaja memperlihatkan benda yang diduga senjata api saat konvoi memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP M. Jedi P. mengatakan polisi telah mengidentifikasi seorang pelajar yang diduga menguasai senjata tersebut. Pelajar itu kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang.

"Telah teridentifikasi salah seorang pelajar yang diduga menguasai dan telah diamankan, dan kini menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang," kata AKBP M. Jedi P., Selasa (18/8/2026).

Setelah video itu viral, Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku yang terekam dalam video. Polisi kemudian menelusuri keberadaan pelajar tersebut hingga ke kawasan Silaberanti, Jakabaring, Palembang.

Dalam penggeledahan di sebuah bedeng kontrakan, polisi menemukan satu pucuk senpira jenis revolver beserta satu butir amunisi. Barang bukti itu kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Kasubnit Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, Ipda Popay, mengatakan senjata tersebut ditemukan saat petugas melakukan penggeledahan di tempat tinggal pelajar yang bersangkutan.

"Saat dilakukan penggeledahan di bedeng kontrakan yang ditempati pelajar tersebut di kawasan Silaberanti, Jakabaring, Palembang, polisi menemukan satu pucuk senpira jenis revolver dan satu butir amunisi," ujarnya.

Yang mengejutkan, dalam pemeriksaan awal, pelajar tersebut mengaku membeli senjata api rakitan itu melalui Facebook. Dana untuk membeli senjata itu disebut berasal dari uang jajan yang ditabung.

Baca Juga: Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Kepada penyidik, pelajar tersebut mengaku tidak berniat menggunakan senjata itu untuk melakukan tindak kejahatan. Ia berdalih membeli senjata tersebut hanya untuk gaya-gayaan.

"Untuk gagah-gagahan atau gaya-gayaan saja," kata pelajar tersebut kepada penyidik.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan yang melibatkan pelajar di Palembang. Sebelumnya, publik juga dihebohkan dengan video pengeroyokan yang diduga melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa sekolah berbeda.

Munculnya senjata api rakitan di kalangan pelajar pun menjadi alarm bagi orang tua, sekolah, dan aparat penegak hukum. Sebab, fenomena tersebut tidak lagi sebatas aksi konvoi, tetapi sudah menyentuh persoalan kepemilikan senjata di kalangan remaja.

Load More